Cerita Peserta UTBK SNBT di UNJ: Deg-degan hingga Soal yang Menyulitkan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Naila Nirwana dan Nailah Maharani peserta nan melaksanakan UTBK-SNBT di Universitas Negeri Jakarta, saat ditemui pada Rabu (22/4/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Hari kedua Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 dilaksanakan pada Rabu (22/4). Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menjadi salah satu pusat penyelenggaraan ujian.

Pantauan kumparan pada pukul 11.00 WIB sejumlah peserta tampak mulai berdatangan menjelang sesi kedua nan dimulai pukul 12.30 WIB, sementara peserta sesi pertama telah lebih dulu menyelesaikan ujian pada pukul 10.30 WIB.

Nailah Maharani (19), asal Jakarta, dan Naila Nirwana (19), asal Bekasi merupakan peserta sesi kedua di UNJ. Keduanya mengaku baru tiba di letak sekitar pukul 10.30 WIB.

“Baru banget tadi,” ujar Nailah Maharani.

“Aku juga baru banget sih. Baru banget,” tambah Naila Nirwana.

Keduanya mengaku berasal dari sekolah nan berbeda, dan baru saja berkawan pada hari tersebut. Keduanya sama-sama diantar oleh orang tua ke letak ujian. Menjelang masuk ruang tes, rasa gugup pun tak terhindarkan.

“Jujur lumayan deg-degan sih,” kata Naila Nirwana.

Sementara Nailah Maharani mengaku lebih pasrah. “Iya, hanya kayak pasrah aja,” katanya.

Keduanya telah mempersiapkan UTBK sejak semester dua kelas 12.

“Kalau saya sih dari kelas semester 2. Awal masuk semester 2 pokoknya,” ujar Naila Nirwana.

Hal serupa disampaikan Nailah Maharani. “Aku juga dari kelas 12 pokoknya semester 2,” katanya.

Terkait pilihan kampus, Naila Nirwana mengaku menargetkan Universitas Indonesia. Sementara Nailah Maharani memilih Universitas Negeri Jakarta.

Untuk jurusan, keduanya sama-sama memilih bagian ekonomi. Naila Nirwana mau masuk akuntansi nan telah menjadi cita-citanya sejak lama.

“Kalau saya sebenarnya mau di akuntansi. Emang bidang angan saya dari kelas 10 SMA,” ujarnya.

Sementara Nailah Maharani memilih manajemen lantaran minat pribadi.

“Aku lebih suka, lantaran saya suka nan per-ekonomian. Jadi saya kayaknya mau lebih fokusin lagi,” katanya.

Menjelang ujian, keduanya memilih tidak belajar dan lebih konsentrasi berdoa.

“Kalau tadi pagi sih nggak ada belajar ya, hanya banyak angan aja,” ujar Nailah Maharani.

“Karena udah di hari H-nya nggak usah belajar,” timpal Naila Nirwana dengan tegas.

Septiliyna Nurhaliza (19) salah satu peserta nan melaksanakan UTBK-SNBT di Universitas Negeri Jakarta, saat ditemui pada Rabu (22/4/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Sementara itu, peserta sesi pertama, Septiliyna Nurhaliza (19), baru saja menyelesaikan ujian dan mengaku menghadapi kesulitan pada bagian penalaran matematika.

“Yang paling susah menurut saya PK sama PM, lantaran sejujurnya saya itu lemah banget di hitung-hitungan,” katanya.

Ia juga mengaku tetap diliputi rasa resah menunggu hasil ujian.

“Jujur, takut sama hasilnya gimana nanti, kita nggak tahu ya. Cuma udah berupaya nan terbaik, jadi ya sekarang tinggal bertawakal aja sih,” ujarnya.

Lyna sapaan akrabnya, menambahkan bahwa dirinya telah menargetkan bidang ilmu jiwa sejak lama.

“Psikolog sendiri itu udah jadi kemauan saya dari SMP,” katanya.

Ia datang ke letak ujian sejak pagi secara berdikari menggunakan ojek dari Petojo.

“Aku datangnya ke sini itu sampainya di sekitar jam 6-an. Sendiri, saya naik ojek,” ujarnya.

Lyna juga menilai, penyelenggaraan UTBK di UNJ melangkah dengan baik dari sisi fasilitas.

“Untuk sarana dan akomodasi sendiri udah bagus banget sih, kayak dari panitianya juga suportif banget, terus komputernya nggak ada masalah sama sekali, internetnya lancar juga,” ujarnya.

Pelaksanaan UTBK SNBT 2026 diadakan secara serentak sejak 21 April 2026 dan bakal berjalan hingga 30 April mendatang. Selama 10 hari, ujian dilaksanakan pada pusat UTBK di 74 perguruan tinggi negeri (PTN) seluruh Indonesia.

Untuk pelaksanaannya, ujian berjalan dalam dua sesi, ialah sesi pertama pukul 06.45-10.30 WIB dan sesi kedua pukul 12.30-16.45 WIB.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan