Pada hari ini, Rabu (15/4), Stasiun Bogor mengalami perubahan layanan. Jalur 6, 7, dan 8, serta selasar sisi selatan Stasiun Bogor ditutup sementara untuk pekerjaan perpanjangan peron dan kanopi.
Suasana berbeda terasa di 3 jalur tersebut. Seorang penumpang KRL dari Stasiun Bogor, Disti, mengatakan per pagi ini sekitar pukul 08.30 WIB, para penumpang nan masuk melewati Jalan Mayor Oking, telah diarahkan petugas untuk melewati jalur nan berbeda untuk masuk ke dalam stasiun.
"Ditutupnya itu kan masuknya lewat Mayor Oking, itu ditutup dari jalan peron 6 hingga 8. Jadi jalur nan biasanya orang masuk peron tuh ditutup, trus dialihin ke sebelah kanan, jadi keluar-masuknya lewat situ," ujar Adis saat dihubungi kumparan.
Ia mengatakan, Selasa (14/4) pagi jalur tersebut belum ditutup, namun sederet toko di sepanjang peron 8 sudah ditutup dan kosong.
"Kemarin saya sampe jam 06.30 WIB itu tetap belum ditutup, tapi toko-toko udah mulai kosong gitu," jelasnya.
Adis mengatakan, jalur masuk peron nan ditutup hanya nan dari Jalan Mayor Oking. Sementara nan dari arah alun-alun tak ada perubahan. Ia mengaku tak begitu bingung dengan perubahan tersebut lantaran sudah ada pemberitahuan petugas melalui pengeras suara.
"Aku sih enggak bingung lantaran pas baru masuk udah ada pemberitahuan dari petugas pakai toa. Udah ada barikade gitu kayak tali nan mengarahkan penumpang ke jalur sementara. Penumpang juga diarahin lewat Skybridge juga," ungkapnya.
Adis mengatakan, tadi pagi saat dia berangkat kerja tak memandang adanya penumpukan nan berfaedah imbas penutupan 3 peron tersebut.
"Yang aktif tadi peron 2 sama 3, nan 4-5 tadi belum memandang kereta masuk. Tapi penumpang nggak ada penumpukan, tetap aman-aman aja, mungkin lantaran jam 08.30 WIB, tapi pas pagi banget alias sore waktu pulang kerja mungkin chaos kali ya," ungkapnya.
Selama pekerjaan berlangsung, akses naik dan turun penumpang Commuter Line hanya di peron jalur 2-3. Selain itu, juga di peron jalur 4 dan 5.
"Untuk akses nan lebih mudah dan ringkas selama masa pembangunan, pengguna dapat menggunakan gate masuk dan keluar di Hall Sisi Timur (Alun-alun Bogor)," demikian keterangan KAI Commuter di akun X-nya, Selasa (14/4).
"Akses keluar masuk melalui Gate Barat (Jl Kapten Muslihat, Jl Mayor Oking), tetap dibuka melalui jalur akses sementara nan telah disediakan," demikian penjelasan KAI.
Selain itu di sisi barat juga terdapat akses pengganti menuju dan dari peron 2, 3, 4, serta 5 juga dapat melalui JPO Paledang nan menyambungkan sisi barat dan timur Stasiun Bogor.
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·