Roblox merombak sistem keamanannya di Indonesia untuk mematuhi patokan PP Tunas dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Perombakan ini dinilai sebagai upaya menciptakan ruang digital nan aman, mengingat aplikasi game itu disorot pemerintah sebagai salah satu platform digital nan berisiko tinggi bagi anak.
Roblox bakal menerapkan sistem akun berbasis usia mulai awal Juni 2026 mendatang. Anak di bawah 16 tahun tidak bakal bisa sembarangan memainkan game alias bebas menggunakan fitur chat dengan siapa pun.
Mereka mengeluarkan dua fitur, salah satunya Roblox Kids untuk anak usia 5-12 tahun. Akun ini hanya bisa mengakses game dengan rating konten Minimal alias Mild (Ringan). Semua fitur chat (obrolan) dimatikan secara default di akun Roblox Kids, sehingga anak tak bakal bisa melakukan komunikasi sembarangan.
Kemudian, ada Roblox Select nan dikhususkan bagi anak usia 13-15 tahun. Mereka hanya bisa mengakses konten dengan rating hingga Moderate (Menengah). Fitur obrolannya pun dibatasi, hanya bisa memakai fitur chat dengan kawan nan sudah disetujui (trusted friends).
Selain pembaruan itu, untuk memastikan usia pengguna sesuai, Roblox juga mewajibkan pengecekan usia berbasis perkiraan wajah (facial age estimation). Kalau belum verifikasi, akun tersebut otomatis dibatasi aksesnya ke konten paling ringan.
Lalu, gimana jika si adik (8 tahun) mau bermain game dengan kakaknya (15 tahun) nan ratingnya agak tinggi? Di sinilah sistem Verified Parental Consent (VPC) alias Persetujuan Orang Tua Terverifikasi berlaku.
Tami Bhaumik, Vice President of Civility and Partnerships Roblox, menjelaskan sistem ini dibuat agar kendali penuh ada di tangan orang tua. Ia juga menegaskan langkah ini adalah hasil obrolan panjang dengan pemerintah. Terutama setelah patokan PP Tunas berlaku.
"Semua jenis obrolan untuk anak di bawah usia 16 tahun bakal memerlukan persetujuan orang tua nan terverifikasi. Kami betul-betul mencoba mengurangi keahlian orang dewasa tak dikenal untuk berinteraksi dengan anak-anak," jelas Tami di Jakarta Pusat, Selasa (14/4).
"Terkait dengan Komdigi, kami telah melakukan percakapan nan sangat baik. Mereka kolaboratif dalam memastikan izin nan dibentuk, nan bakal kami patuhi di Indonesia, betul-betul bekerja untuk family Indonesia."
Di Roblox, Tami memimpin bagian Civility (Kesantunan). Ia bercerita perannya terinspirasi dari pertemuannya dengan seorang ibu nan menangis ketakutan lantaran tidak mengerti teknologi dan bingung langkah melindungi anaknya di bumi maya.
Menurut Tami, membangun sistem keamanan (Safety) seperti membatasi chat alias pakai AI untuk blokir konten itu penting, tapi edukasi (Civility) jauh lebih krusial. Sebagai master dan juga seorang ibu, Tami membagikan tiga tips sederhana buat orang tua di Indonesia.
Jangan hanya memantau, tautkan akun: Masuk ke akun anak, cari menu kontrol orang tua, lampau tautkan ke akun Anda. Dari smartphone, orang tua bisa memantau siapa saja temannya, membatasi screen time per 15 menit, hingga membatasi pengeluaran uang.
Kemudian, buat "Kontrak" waktu main: Dibandingkan terus-terusan mengomeli anak soal screen time, Tami menyarankan orang tua membikin perjanjian negosiasi.
"Mintalah anak menulis perjanjian berapa lama waktu nan masuk logika untuk main Roblox sehari. Tempel di dapur. Kalau susah disuruh makan malam, tinggal tunjuk kontraknya," ujar Tami.
Terakhir, buka komunikasi tanpa menghakimi. Pastikan anak tahu mereka bisa cerita apa saja nan mereka temui di internet tanpa takut dimarahi. Kalau mereka memandang sesuatu nan asing di dalam game, mereka kudu merasa kondusif untuk lapor ke orang tua.
Pemerintah sendiri telah mengimplementasikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas), secara efektif pada 28 Maret 2026.
Aturan ini mengatur tata kelola penyelenggara sistem elektronik dalam melindungi anak, termasuk pembatasan akses serta penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Diproyeksikan patokan ini bakal berakibat pada sekitar 70 juta anak Indonesia di bawah usia 16 tahun nan ada di ruang digital tanah air.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·