Jakarta -
PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) resmi mengumumkan Arsjad Rasjid menjadi Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen perseroan, Rabu (22/4/2026). Hal tersebut diputuskan berasas hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 26 Maret 2026.
Dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Rabu (22/4), Arsjad Rasjid resmi menjadi Komisaris Utama. Selain itu, MORA juga mengumumkan Komisaris baru perseroan ialah Marlo Budiman dan Handhianto S Kentjono.
Kemudian untuk posisi Direktur Utama dijabat oleh Timotius M. Sulaiman. Perubahan susunan personil komisaris dan dewan dilakukan lantaran penggabungan upaya alias merger MORA dengan MyRepublic alias PT Eka Mas Republik (EMR).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perubahan susunan personil Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan sebagai akibat dari penggabungan bertindak efektif pada saat tanggal efektif penggabungan, dan telah memperoleh persetujuan pemegang saham perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa mengenai penggabungan nan telah dilaksanakan pada 26 Maret 2026," tulis Manajemen MORA dikutip dari Keterbukaan Informasi BEI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Diketahui, merger MORA dan MyRepublic ini dilakukan untuk memperkuat jaringan. Adapun MORA dan EMR merupakan perusahaan Penyedia Akses Jaringan (NAP) dan Penyedia Layanan Internet (ISP). Manajemen menegaskan, perubahan pengurus ini tidak berakibat apapun terhadap operasional dan finansial perseroan.
"Perubahan personil Dewan Komisaris dan Direksi ini diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan integrasi operasional, hukum, finansial dan kelangsungan upaya perseroan," pungkasnya.
(acd/acd)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·