Wisata Berkelanjutan Kian Penting di Tengah Kesadaran Masyarakat akan Lingkungan

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Wisata Berkelanjutan Kian Penting di Tengah Kesadaran Masyarakat bakal Lingkungan ilustrasi(Bobobox)

Pengembangan wisata berkepanjangan sekarang menjadi salah satu konsentrasi utama industri hospitality global seiring meningkatnya perhatian terhadap akibat lingkungan dan sosial dari sektor pariwisata. Konsep ini dinilai krusial lantaran tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat lokal dan menciptakan ekosistem pariwisata nan lebih bertanggung jawab dalam jangka panjang.

Praktik wisata berkepanjangan juga dinilai bisa membantu menjaga biodiversitas, mengurangi tekanan terhadap lingkungan, serta menciptakan faedah ekonomi nan lebih merata bagi masyarakat sekitar destinasi wisata. Di sisi lain, pendekatan ini semakin relevan lantaran visitor sekarang mulai mempertimbangkan aspek keberlanjutan sebelum memilih tempat menginap maupun destinasi perjalanan.

Di tengah tren tersebut, Bobobox melalui salah satu properti akomodasinya, Bobocabin Signature Sukawana, menerapkan pendekatan hospitality berbasis alam dengan pengelolaan nan mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan dan sosial.

Bobocabin Signature Sukawana nan berlokasi di Sukawana, Bandung Barat, dinilai sukses menghadirkan konsep akomodasi nan meminimalkan akibat terhadap lingkungan sekitar. Dalam operasionalnya, properti ini menerapkan kreasi kabin nan menjaga lanskap alami, pengelolaan area nan tetap mempertahankan area resapan air, serta pengendalian aktivitas operasional agar tidak mengganggu tanaman dan hewan di area hutan.

Selain aspek lingkungan, properti tersebut juga melibatkan masyarakat sekitar melalui perekrutan tenaga kerja lokal serta kerjasama dengan pemasok dan UMKM setempat. Pendekatan tersebut menjadi bagian krusial dalam menciptakan akibat ekonomi dan sosial nan lebih luas bagi organisasi lokal.

Komitmen tersebut kemudian mengantarkan Bobocabin Signature Sukawana meraih sertifikasi Green Choice Sustainable Tourism Standard dari Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi internasional nan telah terakreditasi beragam skema global, termasuk Global Sustainable Tourism Council (GSTC).

Pencapaian tersebut menjadikan Bobocabin Signature Sukawana sebagai properti pertama di Asia dan kedua di bumi nan memperoleh sertifikasi Green Choice Sustainable Tourism Standard.

Co-Founder dan CEO Bobobox, Indra Gunawan, mengatakan sejak awal perusahaan percaya bahwa pengalaman menginap berbasis alam kudu dibangun dengan pendekatan nan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Sejak awal, kami percaya bahwa pengalaman menginap berbasis alam juga perlu dibangun dengan pendekatan nan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan organisasi sekitar. Sertifikasi ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus menjaga komitmen tersebut dalam pengembangan maupun operasional Bobobox ke depannya,” kata Indra.

Sertifikasi Green Choice diberikan setelah melalui proses audit independen nan dilakukan Control Union Indonesia terhadap beragam aspek operasional dan pengelolaan properti. Penilaian mencakup praktik keberlanjutan lingkungan, perlindungan biodiversitas, akibat sosial dan ekonomi terhadap masyarakat sekitar, hingga kepatuhan terhadap izin dan prinsip pariwisata berkepanjangan internasional.

Managing Director Control Union Indonesia, Gayan Wijesiriwardana, mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan bahwa prinsip keberlanjutan dapat diterapkan secara nyata dalam operasional industri hospitality.

“Pencapaian Bobocabin Signature Sukawana sebagai properti pertama di Asia dan kedua di bumi nan memperoleh sertifikasi Green Choice menunjukkan gimana pendekatan keberlanjutan dapat diintegrasikan secara nyata dalam operasional hospitality. Kami mengapresiasi dan tentunya terus mendukung komitmen Bobobox dalam mendorong praktik pariwisata nan lebih bertanggung jawab,” ujar Gayan.

Pencapaian ini sekaligus menjadi langkah krusial bagi Bobobox dalam memperkuat komitmen terhadap praktik hospitality berkepanjangan di tengah berkembangnya kebutuhan wisata nan lebih ramah lingkungan dan berakibat positif bagi masyarakat lokal. (E-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia