Waspada Begal, Kapolrestabes Pastikan Jaga Setiap Jengkal Kota Bandung

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Bandung, CNN Indonesia --

Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) tengah menjadi sorotan, lantaran dugaan tindakan kejahatan jalanan terjadi berulang kali.

Beberapa unggahan di media sosial beberapa waktu terakhir menyebutkan saat ini Bandung darurat begal.

Bahkan sampai ada peta nan menunjukkan titik-titik wilayah nan rawan begal. Peta nan beredar di media sosial itu membagi sejumlah wilayah di Bandung ke dalam empat kategori tingkat kerawanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi membantah narasi nan di bangun di sejumlah media sosial, termasuk soal peta kerawanan.

"Untuk peta nan tersebar, nan membagi wilayah Kota Bandung ini menjadi kategorinya merah, kemudian kuning ataupun hijau, nan pertama saya katakan itu bukan dari lembaga kepolisian. Kemudian nan kedua, saya bakal sepenuhnya menjaga Kota Bandung ini, menjaga Kota Bandung setiap jengkal wilayah Kota Bandung ini, dengan menghadirkan Polri," kata Dedi di Mapolrestabes Bandung, Selasa (21/7).

"Ya saya ulangi, dengan menghadirkan Polri di tengah-tengah masyarakat untuk menjamin rasa kondusif itu sendiri," imbuhnya.

Dedi pun mengimbau penduduk agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh rumor kejahatan jalanan nan viral di media sosial. Ia memastikan pihak kepolisian telah mengantisipasi perihal tersebut dengan patroli rutin di jam-jam rawan.

19 tersangka kejahatan jalanan

Dedi tak menampik bahwa kejadian pemalak memang terjadi di Kota Bandung. Namun menurut Dedi, ada kejadian lakalantas dan pembunuhan nan juga dinarasikan sebagai kejadian pemalak di Kota Bandung oleh oknum masyarakat.

Pada hari tersebut, Mapolrestabes Bandung merilis 19 tersangka mengenai kejahatan jalanan nan telah diamankan kepolisian. Mereka nan terjerat total 15 kasus kejahatan jalanan itu ditangkap selama Juli 2026 ini.

"Adapun 15 kejahatan jalanan nan sangat meresahkan Kota Bandung, nan pertama 8 kasus pencurian kendaraan bermotor. Kemudian selanjutnya 6 kasus pencurian dengan kekerasan, dan dari ke-15 kasus tersebut, kita telah sukses mengamankan 19 orang pelaku dengan beragam jenis senjata tajam nan bisa rekan-rekan lihat, kemudian 11 unit kendaraan bermotor," katanya.

Dedi mengatakan, tidak seluruh kejadian nan di ekpose di media sosial merupakan murni tindakan kejahatan jalanan. Beberapa diantaranya merupakan berita hoax nan telah diverifikasi saat dilakukan pengecekan penyelidikan.

"Masyarakat melaporkan tentang kejahatan jalanan, tidak semua, tidak semuanya ataupun tidak seperti apa nan diberikan oleh masyarakat itu mengandung nilai kebenaran. Contohnya, beberapa saat nan lampau ada kecelakaan, ada kecelakaan laka tunggal, ya, laka tunggal di mana anak usia remaja mengalami laka tunggal kemudian motornya rusak dan tentunya ada luka-luka, luka-luka ringan, tapi enggan pulang ke rumah dan mengaku dibegal,"katanya.

Dedi mengatakan saat ini kondisi Kota Bandung, dalam kondisi nan kondusif dan kondusif. Masayrakat dipersilahkan untuk beraktivitas seperti biasanya.

"Kami imbau kepada masyarakat Kota Bandung tidak perlu resah, tidak perlu lagi merasa-rasa cemas, khususnya untuk penduduk Bandung itu sendiri maupun penduduk nan bakal berpiknik ke Kota Bandung," katanya.

(csr/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional