Warga Kejang Saat Antre BBM di SPBU Jembrana Bali

Sedang Trending 3 hari yang lalu
Warga Kejang Saat Antre BBM di SPBU Jembrana Bali Anggota Kedokteran dan Kesehatan Polres Jembrana, Bali melakukan pertolongan dan pemindahan terhadap penduduk nan tegang dengan membawanya ke rumah sakit, saat antri untuk mengisi BBM di salah satu SPBU.( ANTARA/HO-Humas Polres Jembrana)

PERSONEL Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Jembrana, Bali, bergerak sigap memberikan pertolongan darurat dan mengevakuasi seorang penduduk nan mengalami tegang mendadak saat mengantre bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU wilayah Kecamatan Jembrana, Rabu (14/10).

Korban diketahui merupakan seorang wanita berinisial NKKHA, 20, penduduk asal Kecamatan Mendoyo. Setelah mendapatkan penanganan awal di lokasi, petugas langsung melarikannya ke Rumah Sakit Balimed Negara untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

"Warga ini antre untuk mengisi BBM di salah satu SPBU di Kecamatan Jembrana. nan berkepentingan mempunyai riwayat penyakit epilepsi dan rutin menjalani pengobatan," ujar Ps. Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan Polres Jembrana, Aiptu I Gusti Bagus Adi Sadnyana Putra, di Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Rabu (14/10).

Aiptu Gusti Bagus menegaskan bahwa kehadiran tim medis Dokkes di tengah antrean BBM merupakan komitmen kepolisian untuk memberikan respons sigap saat terjadi situasi darurat di akomodasi umum. Pihaknya juga mengimbau penduduk nan mengantre BBM untuk selalu memperhatikan kondisi fisik, terutama bagi nan mempunyai riwayat penyakit kronis.

Di sisi lain, guna mengantisipasi kemacetan di sepanjang jalur utama Denpasar-Gilimanuk akibat luapan antrean kendaraan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jembrana menerjunkan personel campuran berbareng polsek setempat.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta, menambahkan bahwa selain mengatur arus kendaraan, petugas di lapangan turut membagikan air mineral cuma-cuma kepada penduduk nan mengantre di tengah cuaca panas ekstrem.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib mengikuti pengarahan petugas, tidak menyerobot antrean, serta mengutamakan keselamatan dan saling menghormati sesama pengguna jalan," imbau Sugianta. (Ant/P-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑