Wamenhan: Industri pertahanan didorong untuk perkuat TNI dan ekonomi.
, JAKARTA, – Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi Marsekal TNI Yusuf Jauhari menjelaskan bahwa pemerintah mendorong industri pertahanan dalam negeri untuk tidak hanya berkontribusi memperkuat TNI, tetapi juga menggerakkan perekonomian nasional. Hal ini disampaikan Yusuf usai pelantikannya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10).
Yusuf mengatakan pemerintah menyiapkan skema-skema kerja sama agar pemerintah dan industri dapat bekerja-sama untuk kepentingan pertahanan nasional maupun non-pertahanan. "Kita mendorong seluruh industri pertahanan untuk berkontribusi dalam memperkuat TNI kita dan itu harapannya tidak hanya kekuatan TNI, tetapi gimana ekonomi juga bergerak. Demikian juga transfer teknologi maupun pemanfaatan teknologi," kata Yusuf.
Diversifikasi Alutsista untuk Kemandirian
Saat ditanya mengenai kemandirian perangkat utama sistem senjata (alutsista) di tengah dinamika geopolitik dunia, Wamenhan menjelaskan bahwa pemerintah berupaya mengantisipasi gejolak nan mungkin terjadi ke depannya. Salah satu strategi utama nan diambil adalah diversifikasi alutsista.
"Diversifikasi saya kira menjadi suatu opsi buat kita sekarang ini lantaran dengan begitu kita juga berupaya mandiri, dan tidak berjuntai dengan satu negara," ujarnya. Yusuf mengakui bahwa langkah ini memang menambah kompleksitas manajemen logistik, namun dia menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong industri pertahanan dalam negeri untuk berperan-serta menopang kekuatan nasional. "Tidak hanya sebagai kekuatan militer saja, tetapi kekuatan nan menopang seluruh kelangsungan bangsa ini," tambahnya.
Pelantikan Dua Wakil Menteri Pertahanan
Marsekal TNI Yusuf Jauhari resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Pertahanan oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, pada hari nan sama. Dalam pelantikan tersebut, Yusuf nan semula berkedudukan marsekal madya (bintang tiga) menerima kenaikan pangkat satu tingkat menjadi marsekal dengan menyandang tanda pangkat bintang empat.
Bersamaan dengan itu, Jenderal TNI Richard Tampubolon juga dilantik sebagai Wamenhan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan. Richard pun menerima kenaikan pangkat dari bintang tiga menjadi bintang empat. Kedua wakil menteri ini menggantikan posisi Wamenhan sebelumnya, Marsekal TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto, nan sekarang aktif menjabat sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·