Wamendagri Wiyagus Dorong Mahasiswa Jadi Garda Terdepan Penanganan TBC Desa

Sedang Trending 57 menit yang lalu
Wamendagri Akhmad Wiyagus sorong pelibatan mahasiswa perguruan tinggi sebagai garda terdepan penanganan TBC hingga tingkat desa dalam Rakor di Jakarta, Kamis (3/9/2026). Foto: Dok. Kemendagri

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong mobilisasi mahasiswa dari konsorsium perguruan tinggi sebagai garda terdepan dalam memperkuat penanganan tuberkulosis (TBC) hingga tingkat desa. Menurutnya, pelibatan mahasiswa dapat membantu mengatasi keterbatasan tenaga kesehatan, khususnya dalam pencarian kasus dan edukasi langsung kepada masyarakat.

“Kehadiran jejeran Dikti ini menambah bukan hanya angin segar, tapi darah segar bagi kami, lantaran saya dengan Pak Wamenkes berjamu bukan hanya di level provinsi, kabupaten tapi sampai ke tingkat kecamatan dan desa,” ujar Wiyagus dalam Rapat Koordinasi Konsorsium Perguruan Tinggi dalam Mendukung Penanganan Tuberkulosis di Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Wiyagus juga memaparkan tahapan strategis penanganan TBC nan menargetkan minimal 90 persen terduga TBC mendapatkan pemeriksaan diagnostik. Target serupa juga ditetapkan untuk pencarian kontak erat dan keberhasilan pengobatan pasien. Pencapaian parameter tersebut dinilai krusial untuk memastikan penanganan TBC berjalan secara menyeluruh dan tuntas.

Karena itu, dia meminta pemerintah wilayah (Pemda) memastikan program penanganan TBC masuk dalam arsip perencanaan dan penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dukungan anggaran diperlukan agar kerjasama antara Pemda, perguruan tinggi, dan mahasiswa dapat melangkah secara berkelanjutan.

“Masalah kesehatan ini kan urusan pemerintahan nan sifatnya wajib dan mengenai lagi dengan pelayanan dasar, sehingga wajib hukumnya kepada pemerintah wilayah masalah penanganan kesehatan tuberkulosis ini masuk dalam arsip perencanaan baik RPJMD, RKPD, sampai ke APBD,” jelasnya.

Wiyagus mengapresiasi kerjasama lintas sektor tersebut. Ia berambisi aktivitas berbareng ini dapat mempercepat pencapaian sasaran eliminasi TBC secara nasional dalam tiga tahun mendatang.

"Kami Kemendagri sebagai pelaksana kegunaan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan wilayah tidak bosan-bosan lantaran ini bagian dari program prioritas Bapak Presiden, nan memang tiga tahun kita ditarget kudu ada eliminasi tuberkulosis,” pungkasnya.

Wamendagri Akhmad Wiyagus sorong pelibatan mahasiswa perguruan tinggi sebagai garda terdepan penanganan TBC hingga tingkat desa dalam Rakor di Jakarta, Kamis (3/9/2026). Foto: Dok. Kemendagri

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus; Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan; Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Badri Munir Sukoco; serta Deputi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sukadiono.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan