Waka BGN Minta Waktu ke Mitra SPPG untuk Tata Program MBG

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Trenggono meminta waktu kepada para mitra Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) mengenai kebijakan moratorium dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Trenggono menjelaskan bahwa pihaknya memerlukan waktu untuk membenahi dan menata kembali program MBG tersebut.

Ia awalnya menyatakan bahwa BGN sangat memahami adanya beragam keluhan dari mitra SPPG setelah program MBG ini dimoratorium. Namun, dia menegaskan bahwa penghentian sementara ini tidak bakal berjalan selamanya.

"Kemarin keluhan dari mitra, ya datang ke sini untuk menyampaikan unek-uneknya dan sebagainya. Ada nan ditanyakan juga tadi dari Komisi IX. nan jelas kita menjawab bahwa tentang penghentian sementara ini bukan seterusnya, jadi hanya penghentian sementara," kata Trenggono kepada wartawan usai rapat di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia pun mengimbau para mitra SPPG untuk memberikan waktu kepada BGN. Saat ini, kata dia, BGN tengah konsentrasi melakukan penataan ulang terhadap sekitar 27 ribu SPPG nan sudah terbentuk di beragam wilayah.

"Kita berikan waktu dong untuk menata kembali. Sejumlah 27.000 sekian ini bakal kita cek lagi, kita tata kembali. Kemudian juga untuk SPPG nan lain-lain, seperti nan berada di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), semuanya bakal kita berikan waktu. Tolong berikan kami waktu untuk menata semuanya," jelasnya.

Lebih lanjut, Trenggono menegaskan BGN bukan tidak mau membuka ruang komunikasi dengan para mitra SPPG. Ia berjanji bakal segera menjadwalkan waktu unik untuk berbincang bersama.

"Jadi sekali lagi, tolong mungkin para mitra juga paham, bukan berfaedah kita tidak mau berkomunikasi, tidak. Kita juga memberikan kesempatan, namun kelak kita carikan waktu nan tepat agar kita bisa berbincang dengan baik," pungkas Trenggono.

(maa/isa)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News