Pemprov Jawa Barat menegaskan perang terhadap LGBT dengan berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk membahas langkah tindak lanjut.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan usai menghadiri Selangor International Business Summit di Pullman Hotel Bandung, Kamis (9/7).
"Di Jawa Barat sendiri sudah saya tegaskan beberapa kali bahwa kami, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, memerangi nan namanya LGBT di wilayah Jawa Barat. Kami bakal segera berkoordinasi dengan Forkopimda untuk menindaklanjuti gimana kejadian LGBT ini tidak berkembang lebih lanjut lagi di Jawa Barat," kata Erwan.
Ia juga membujuk masyarakat untuk berperan-serta dengan menyampaikan laporan kepada pemerintah maupun kepolisian andaikan menemukan dugaan pelanggaran hukum.
"Saya berambisi masyarakat memberikan laporan nan jeli kepada kepolisian maupun kepada kami sehingga kami dapat segera bertindak," ujarnya.
Erwan juga menyinggung aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, setiap ASN wajib mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan dan disiplin kepegawaian nan bertindak sebagai aparatur negara. Bagi nan melanggar, balasan terberatnya bakal dipecat.
"Apalagi jika sampai ada ASN nan LGBT, kita bakal berikan tindakan nan sangat tegas dan sesuai dengan perundang-undangan. nan paling beratnya untuk memberhentikan mereka," kata Erwan.
Ia menambahkan, andaikan dalam suatu perkara ditemukan unsur tindak pidana, penanganannya bakal diserahkan kepada abdi negara penegak norma sesuai dengan kewenangannya.
"Apabila ada hal-hal nan menyangkut pidana, kami serahkan kepada abdi negara penegak hukum," ucap Erwan.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·