Wagub Berharap Proyeksi Perputaran Ekonomi MTQ di Jateng Capai Rp1,2 T

Sedang Trending 39 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah, diperkirakan bisa menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp1,2 triliun.

Perkiraan tersebut dihitung berasas potensi aktivitas ekonomi selama rangkaian MTQ nan berjalan pada 11-20 September 2026. Ribuan orang dari beragam wilayah dipastikan hadir, mulai dari peserta, official, pendamping, hingga tamu lainnya.

Selama berada di Jawa Tengah, para tamu tidak hanya memerlukan akomodasi. Aktivitas mereka juga diperkirakan mendorong sektor kuliner, transportasi, perdagangan, hingga pembelian cendera mata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya itu, para kafilah dan tamu juga berpotensi mengunjungi sejumlah lokasi wisata nan berada di Kota Semarang dan wilayah sekitarnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan proyeksi perputaran ekonomi tersebut merupakan hasil penghitungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berbareng Badan Pusat Statistik (BPS).

"Kita berambisi ada Rp1,2 triliun. Kita menghitung dengan BPS kemarin," kata Taj Yasin seusai mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dalam Rapat Checking Terakhir Kesiapan Provinsi Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (9/9).

Menurut Taj Yasin, potensi ekonomi tidak hanya berasal dari aktivitas utama MTQ. Pemerintah wilayah juga menyiapkan sejumlah agenda pendukung untuk meningkatkan aktivitas masyarakat selama perhelatan berlangsung.

Beberapa di antaranya adalah job fair, penjualan produk upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta beragam aktivitas budaya di Kota Semarang.

Para kafilah juga bakal ditawari kesempatan untuk menikmati sejumlah lokasi wisata selama berada di Jawa Tengah.

"Kita bakal tawarkan kepada kafilah nan sekaligus mau berekreasi di Semarang dan sekitarnya," ujarnya.

Salah satu aktivitas nan turut diperpanjang adalah Festival Kota Lama Semarang. Agenda tersebut bakal berjalan hingga rangkaian MTQ Nasional berhujung dan diharapkan menjadi salah satu pilihan aktivitas bagi para tamu dari beragam daerah.

Taj Yasin mengatakan pemerintah juga menyiapkan sejumlah titik kumpul bagi kafilah nan mau berwisata. Langkah itu diharapkan membikin akibat ekonomi dari kehadiran ribuan tamu tidak hanya berpusat di sekitar venue perlombaan.

Dengan demikian, pelaku usaha, UMKM, sektor transportasi, hingga pariwisata diharapkan ikut merasakan faedah dari penyelenggaraan MTQ Nasional di Jawa Tengah.

Dari sisi kesiapan penyelenggaraan, Taj Yasin menyebut persiapan MTQ Nasional XXXI secara keseluruhan telah mencapai sekitar 90 persen. Sebanyak 12 venue perlombaan juga telah ditata dan dipersiapkan untuk digunakan.

Jumlah orang nan telah dikonfirmasi datang dalam rangkaian MTQ mencapai sekitar 7.000 orang. Mereka terdiri atas peserta, official, pendamping, dan unsur lainnya.

Pemerintah Jawa Tengah juga mengantisipasi potensi keterlambatan kehadiran kafilah, terutama lantaran sebagian besar peserta bakal melakukan transit melalui Jakarta.

Koordinasi telah dilakukan dengan pihak bandara, maskapai, serta operator transportasi lainnya. Hingga Rabu (9/9), seluruh agenda penerbangan nan telah dikonfirmasi tetap melangkah sesuai rencana.

Kesiapan juga dilakukan untuk menyambut kafilah nan datang menggunakan kereta api maupun kendaraan darat.

Di sisi kompetisi, Jawa Tengah bakal mengirimkan kafilah untuk bersaing dengan peserta dari beragam provinsi. Pemprov Jateng menargetkan kafilahnya bisa menembus posisi tiga besar nasional.

"Target kita nan pertama sukses penyelenggaraan MTQ ke-31 ini, memberikan pelayanan terbaik buat para kafilah. nan kedua dari perlombaan, kita targetkan paling tidak masuk tiga besar," kata Taj Yasin.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI Abu Rokhmad memastikan seluruh perangkat perlombaan MTQ Nasional telah disiapkan.

Penetapan peserta, majelis hakim, panitera, hingga perangkat perlombaan lainnya telah mencapai 100 persen. Kementerian Agama juga menyiapkan majelis kode etik untuk mengantisipasi beragam persoalan nan mungkin muncul selama perlombaan.

Sebanyak 2.242 peserta telah ditetapkan mengikuti MTQ Nasional XXXI. Jumlah tersebut terdiri atas 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan.

Mereka bakal berkompetisi dalam delapan bagian dan 24 golongan lomba dengan total 48 kategori nan dipertandingkan. Panitia juga telah menyiapkan 5.257 butir soal.

"Mulai tanggal 11 kita sudah mulai kehadiran tamu-tamu dari seluruh provinsi di Indonesia sampai tanggal 20 September. Kita sukseskan MTQ ke-31 di Semarang ini," ujar Abu Rokhmad.

MTQ Nasional XXXI juga menghadirkan agenda baru berupa eksibisi bagi penyandang disabilitas sensorik tuli. Sebanyak 24 peserta dari beragam provinsi telah menyatakan kesiapan mengikuti eksibisi tersebut.

Abu Rokhmad mengatakan eksibisi ini menjadi langkah awal untuk membuka ruang nan lebih luas bagi penyandang disabilitas dalam penyelenggaraan MTQ.

Kementerian Agama selanjutnya berencana mengembangkan eksibisi tersebut menjadi salah satu bagian lomba resmi pada penyelenggaraan MTQ mendatang.

(ory/ory)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional