Video: Prabowo "Singgung" PDIP di Depan Sidang DPR RI, Sebut Hal Ini

Sedang Trending 17 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden Prabowo Subianto bakal menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 di hadapan Sidang Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026.

Prabowo mengatakan saat ini Indonesia menghadapi tantangan Ekonomi dan Geopolitik dunia oleh lantaran itu Pemerintah bertanggung jawab kesejahteraan masyarakat RI. Oleh lantaran itu RAPBN jadi bentuk perangkat perjuangan untuk melindungi rakyat dan kesejahteraan rakyat.

KEM-PPKF RAPBN 2027, pendapatan ditargetkan 11,82 % -12,40% dari PDB untuk mendukung program prioritas dengan defisit APBN mencapai 1,8%-2,4% dari PDB. Rupiah ditargetkan RP 16.800-Rp17.500 per Dolar AS dengan pertumbuhan ekonomi ditargetkan 5,8%-6,5%

Selain itu Prabowo juga menyampaikan perkembangan kondisi ekonomi RI di 2026 menghadapi gejolak ekonomi dan geopolitik dunia. Salah satu program unggulan pemerintah adalah 5.000 Desa Nelayan dalam 3 tahun mendatang nan bakal dibangunkan akomodasi es, selain itu Prabowo mendorong kesejahteraan Guru.

Pemerintah juga mendorong pengelolaan dan kedaulatan laut, di sisi lain saat ini RI menjadi eksportir batu bara, sawit dan ferro alloy (paduan besi) terbesar bumi dengan ekspor mencapai Rp 1.100 triliun per tahun namun rasio Penerimaan Pemerintah Terhadap PDB alias tax ratio RI Kalah Dibanding Filipina & Meksiko .

Prabowo juga menyoroti tren menurunnya jumlah kelas menengah dan meningkatnya nomor kemiskinan

Selengkapnya simak Breaking News, CNBC Indonesia (Rabu, 20/05/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News