Usai Penggerebekan Kampung Ambon, 3 Warga Diserang Sajam dan Senpi

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Penggerebekan di Kampung Ambon, Jakarta Barat, Selasa (13/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Tiga penduduk menjadi korban penyerangan menggunakan senjata tajam dan senjata api di Jalan Tanggul Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (14/10) sore.

Polisi menyelidiki pelaku penyerangan tersebut, termasuk kemungkinan kaitannya dengan penyergapan lapak narkoba di Kampung Ambon sehari sebelumnya.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan, penyerangan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, ketiga korban sedang bersantai di pinggir kali sebelum didatangi sejumlah orang nan turun dari kendaraan dan langsung menyerang mereka.

"Korban tiga orang. Kronologisnya adalah ketika korban tiga orang sedang bersantai di pinggir kali menikmati sore hari, tiba-tiba datang kendaraan, setelah itu turun beberapa orang langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan menggunakan senjata api," kata Nasriadi dalam keterangan nan diterima kumparan, Kamis (15/10).

"Korban tiga orang, dua luka akibat senjata tajam di lengan maupun di punggung, dan satu korban tertembak di telinga alias luka telinga lantaran senjata api," lanjutnya.

Para korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Menurut Nasriadi, kondisi mereka stabil dan sadar sehingga tetap bisa memberikan keterangan awal mengenai kejadian tersebut.

Polisi telah mendatangi letak untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi, petugas menemukan dua selongsong peluru dan satu proyektil peluru nan tetap utuh.

Nasriadi mengatakan, polisi bakal memeriksa temuan tersebut melalui uji balistik untuk mengetahui jenis dan kaliber peluru nan digunakan pelaku.

"Kita bakal cek balistik peluru tersebut jenisnya apa, kemudian kalibernya berapa. Kita bakal cek segera untuk mengetahui jenis senjata apa nan mereka lakukan," ujarnya.

Selidiki Kaitannya dengan Penggerebekan Kampung Ambon

Tim campuran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, BNN, dan Polda Metro Jaya mengamankan terduga pelaku tindak pidana peredaran narkoba di Kompleks Permata (Kampung Ambon), Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (15/10/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Polisi tetap menyelidiki identitas para pelaku dan motif penyerangan. Nasriadi mengatakan, interogator juga mendalami kemungkinan hubungan peristiwa tersebut dengan penyergapan narkoba di Kampung Ambon.

"Apakah ada hubungannya dengan peristiwa penyergapan Kampung Ambon ini alias tidak ada, kita bakal terus melakukan penyelidikan," jelas Nasriadi.

Di tengah penyelidikan kasus penyerangan, polisi juga menerima laporan mengenai kebakaran di letak lapak-lapak nan sebelumnya diratakan dalam operasi pemberantasan narkoba di Kampung Ambon.

Nasriadi mengatakan, pihaknya tetap menyelidiki penyebab kebakaran tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur kesengajaan.

"Kita tetap lakukan proses penyelidikan apakah ini sengaja dibakar sebagai bentuk perlawanan bandar narkoba terhadap peristiwa nan kita lakukan, penggerebekan, penangkapan, dan sebagainya alias memang terbakar," ujarnya.

Nasriadi menegaskan, kepolisian bakal terus memburu pihak-pihak nan terbukti terlibat dalam jaringan narkoba maupun tindakan nan berangkaian dengan pemberantasan narkoba.

"Kalaupun itu merupakan ulah dari jaringan narkoba alias bandar narkoba nan terusik bisnisnya alias nan terusik, kita bakal cari kejar mereka sampai ke akar-akarnya," kata Nasriadi.

"Polisi dalam perihal ini tidak takut dengan bandar narkoba dan kita terus melakukan pemberantasan narkoba sesuai petunjuk perintah Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Metro Jaya," tegasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan
↑