Usai Bertemu Menkeu AS, Purbaya Wanti-Wanti Konflik Iran Bisa Panjang

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan tantangan ekonomi ke depannya tetap besar. Pasalnya, pasar dunia belum menunjukkan perbaikan. Oleh lantaran itu, mantan bos LPS mengingatkan Indonesia tetap kudu waspada.

Selain itu, dia menilai Indonesia kudu bisa mempertahankan pertumbuhan nan bagus, sebagai modal ketahanan menghadapi guncangan global. 

"Jadi kita kudu pastikan domestiknya tumbuh dengan bagus," tegasnya dalam konvensi pers APBN KITA, Selasa (5/5/2026).

Dia menuturkan Indonesia tidak bisa melakukan banyak mengenai dengan persoalan dinamika ekonomi global. Purbaya pun membagikan ceritanya saat mengikuti pertemuan tahunan IMF-World Bank pada April lalu.

Di sela-sela aktivitas ini, Purbaya bercerita dirinya berjumpa dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Bendahara manajemen Trump ini membagikan strategi AS untuk mencapai perdamaian dengan Iran.

Mendengar strategi ini, Purbaya pesimis. Dia memandang AS seolah-olah menunjuk Iran sebagai pihak nan kalah perang, AS nan menang. Dari paparan Bessent ini, Purbaya mengatakan dirinya percaya perjanjian tenteram tidak bakal tercapai dalam waktu dekat. Oleh lantaran itu, semua pihak kudu bersiap dengan bentrok nan berkepanjangan di Timur Tengah.

"Pasti gak bakal tercapai perjanjian itu, jadi kita kudu siap dengan bentrok berkepanjangan, saya dari awal pikirnya 1-2 bulan selesai perang, rupanya enggak," ujarnya.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News