Ilustrasi(Dok Pexels)
PROSES pemindahan truk nan terguling di Flyover Tomang, Jakarta Barat, pada Rabu (24/6) siang sempat mengalami hambatan setelah sebagian muatan besi bangunan kembali terjatuh ke Jalan Arteri S Parman saat diangkat menggunakan kendaraan crane.
Berdasarkan pantauan di letak sekitar pukul 10.55 WIB, petugas tengah melakukan pemindahan material besi bangunan nan sebelumnya tumpah akibat kecelakaan truk di Flyover Tomang. Sejumlah besi nan berada di sisi jalan layang dievakuasi menggunakan crane, sementara kondisi pagar pembatas flyover terlihat rusak dan jebol akibat kejadian tersebut.
Namun, di tengah proses pengangkatan, beberapa pangkas besi bangunan terlepas dari jepitan crane dan jatuh ke arah Jalan Arteri S Parman. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, petugas kepolisian melakukan penutupan sementara arus lampau lintas dari arah Slipi menuju Grogol selama proses pemindahan berlangsung.
Kemacetan Parah di S Parman Akibat Proses Evakuasi
Hingga sekitar pukul 12.00 WIB, kepadatan kendaraan tetap terjadi di area Jalan S Parman arah Slipi. Kemacetan dipicu oleh penutupan sementara akses tol guna memperlancar proses pemindahan truk dan muatan nan berceceran di letak kejadian.
Akibatnya, seluruh kendaraan dialihkan melalui jalur arteri Jalan S Parman. Kondisi serupa juga terjadi dari arah sebaliknya lantaran salah satu lajur menuju Grogol Petamburan tetap tertutup material besi bangunan nan jatuh dari flyover.
Truk Terguling Sejak Dini Hari
Insiden ini bermulai pada Rabu awal hari sekitar pukul 04.30 WIB. Sebuah truk pengangkut besi bangunan nan melaju dari arah Tol Jakarta–Tangerang menuju Tanjung Priok dilaporkan terguling di atas Flyover Tomang.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Reza Hafiz Gumilang, menjelaskan bahwa sebagian muatan truk terjatuh ke jalan di bawah flyover sehingga mengganggu arus lampau lintas di area tersebut.
Meski tidak menimbulkan korban, puluhan ton material besi nan berceceran di badan jalan menyebabkan gangguan lampau lintas cukup signifikan. Petugas kemudian melakukan rekayasa lampau lintas dengan mengalihkan kendaraan nan biasanya melintas di jalur flyover menuju jalur bawah alias arah Lampu Merah Tomang.
Diduga Akibat Tali Pengikat Muatan Putus
Sementara itu, KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Sudarmo mengungkapkan bahwa kecelakaan diduga terjadi setelah tali pengikat alias penguat muatan mengalami kerusakan hingga putus.
Akibatnya, muatan besi bangunan bergeser dan tumpah, menutup sebagian jalur Tol Kebon Jeruk arah Grogol serta jalur arteri Flyover Tomang menuju Grogol.
Dari pantauan di lapangan pada pagi hari, pagar pembatas tol terlihat mengalami kerusakan cukup parah setelah tertimpa material besi. Tumpukan besi bangunan juga tetap terlihat menutupi sebagian ruas Tol Kebon Jeruk arah Grogol dan jalur arteri Flyover Tomang, sehingga proses pembersihan dan pemindahan terus dilakukan oleh petugas. (Ant/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·