Insiden truk pengangkut crane nan tersangkut di jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7), tak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga mengganggu operasional Transjakarta.
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengumumkan sejumlah rute mengalami keterlambatan akibat kepadatan lampau lintas nan terjadi di sekitar letak kejadian.
Rute nan terdampak ialah 6U, 6W, dan 7Q.
"Rute 6U, 6W, dan 7Q mengalami keterlambatan kehadiran dikarenakan adanya truk nan menabrak JPO di sekitar Jalan Kapten Tendean sehingga terjadi kepadatan lampau lintas di sekitarnya," tulis Transjakarta.
Transjakarta menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna atas terganggunya jasa dan mengimbau masyarakat memantau info terbaru melalui akun media sosial resmi maupun aplikasi TJ: Transjakarta.
Sebelumnya, truk nan mengangkut perangkat bor tersangkut di JPO di depan Hotel Terraz Tree sekitar pukul 01.00 WIB. Akibatnya, sebagian lajur Jalan Kapten Tendean tidak dapat dilalui sehingga arus lampau lintas menuju Blok M mengalami perlambatan sejak pagi.
Kepala Bagian Operasi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Roby Hedafos mengatakan, polisi tetap melakukan pengaturan lampau lintas di letak sembari menunggu proses pemindahan selesai.
Sopir truk juga telah dimintai keterangan. Polisi tetap menyelidiki penyebab pasti kejadian tersebut, termasuk dugaan pengemudi tidak mengetahui ketinggian JPO saat melintas.
Hingga Selasa siang, proses pemindahan tetap berjalan dengan melibatkan petugas kepolisian dan Bina Marga. Pengendara diimbau menghindari Jalan Kapten Tendean arah Blok M dan menggunakan jalur pengganti untuk mengurangi kepadatan lampau lintas.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·