Tren Wisata Jakarta Berubah, Durasi Tinggal Wisatawan Meningkat Jadi 3 Hari

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap adanya perubahan tren signifikan di sektor pariwisata ibu kota. Wisatawan sekarang semakin lama menetap di Jakarta, tidak lagi hanya sekadar singgah singkat seperti sebelumnya.

Pramono menjelaskan, rata-rata lama tinggal visitor nan dulu hanya sekitar 1,5 hari sekarang meningkat menjadi 3 hari. Menurutnya, perubahan ini menunjukkan Jakarta mulai dipandang sebagai destinasi wisata, bukan hanya kota bisnis.

“Sekarang ini ada tren baru, orang ke Jakarta ini mereka bakal memperkuat lebih lama di Jakarta. Kalau dulu average orang tinggal di Jakarta itu rata-rata hanya 1,25 hari alias 1,5 hari, sekarang rata-rata sudah 2,8 sampai dengan tiga hari,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, perubahan ini terjadi lantaran adanya pergeseran persepsi terhadap Jakarta nan sekarang semakin menarik dari sisi pariwisata, khususnya wisata belanja.

“Kenapa itu terjadi? Karena mereka merasa bahwa di Jakarta bukan semata-mata kota upaya tetapi juga menjadi kota wisata. Bahkan wisatanya nan utama itu sekarang adalah wisata belanja,” katanya.

Pramono juga menyinggung aspek ekonomi dan prasarana nan turut mendorong tren tersebut. Dia menyebut nilai tukar rupiah nan tertekan membikin harga-harga relatif lebih kompetitif bagi wisatawan, ditambah akses transportasi menuju Jakarta nan semakin baik.

“Mungkin lantaran kurs kita lagi tertekan dan kita relatif harganya bisa menjadi lebih murah dan juga prasarana transportasi ke Jakarta sekarang menjadi lebih baik,” ucapnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita