Timnas Iran Tiba di Meksiko, Polemik Visa Piala Dunia 2026 Memanas

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Timnas Iran Tiba di Meksiko, Polemik Visa Piala Dunia 2026 Memanas Ilustrasi.(Magnific)

TIM nasional Iran resmi mendarat di Meksiko pada Minggu (7/6) waktu setempat untuk memulai persiapan akhir menjelang Piala Dunia 2026. Namun, kehadiran skuad Team Melli ini dibayangi oleh ketegangan diplomatik nan memanas antara Teheran dan Washington mengenai polemik publikasi visa bagi staf pendukung tim.

Perselisihan mencuat setelah Amerika Serikat menolak memberikan izin masuk bagi 15 staf manajemen dan manajemen Iran hanya beberapa hari sebelum turnamen akbar tersebut dibuka pada Kamis (11/6). Akibat situasi keamanan dan birokrasi nan rumit, Iran terpaksa memindahkan markas tim dari rencana awal di Tucson, Arizona, ke Tijuana, kota perbatasan di barat laut Meksiko.

Intervensi Politik dalam Olahraga

Kedutaan Besar Iran di Turki mengecam keras kebijakan Amerika Serikat. Penolakan visa tersebut menyasar sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj. Pihak Teheran menilai langkah Washington merupakan corak diskriminasi dan intervensi politik nan nyata dalam ranah olahraga.

"Anda sekarang meningkatkan perlakuan sengaja dan diskriminatif terhadap tim sepak bola nasional Iran ke tingkat tertinggi," tulis pihak kedutaan melalui media sosial X. Mereka juga mendesak FIFA untuk segera turun tangan dan meminta pertanggungjawaban AS atas dugaan pelanggaran patokan federasi sepak bola internasional.

Di sisi lain, pejabat pemerintah Amerika Serikat menegaskan bahwa visa untuk pemain dan staf pendukung esensial telah diterbitkan. Namun, mereka tetap memberlakukan pengawasan ketat. "Kami tidak bakal membiarkan tim Iran menyalahgunakan sistem ini untuk menyelundupkan teroris ke Amerika Serikat dengan dalih palsu," tegas pejabat tersebut.

Konteks Konflik: Piala Dunia 2026 menjadi momen berhistoris sekaligus penuh risiko. Untuk pertama kali negara tuan rumah menerima tim dari negara nan sedang terlibat bentrok bersenjata dengannya. Ketegangan ini merupakan imbas dari tindakan saling serang antara AS-Israel dan Iran nan sempat memuncak pada Februari lalu.

Ketidakpastian Logistik Pertandingan

Selain masalah personel, muncul simpang siur mengenai prosedur mobilitas tim selama fase grup. Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, sempat menyatakan bahwa timnya hanya diizinkan berada di wilayah AS pada hari pertandingan saja.

"Kami dapat masuk di pagi hari dan kami kudu keluar pada hari nan sama," ujar Pasandideh. Namun, pernyataan ini segera diklarifikasi oleh ahli bicara timnas Iran, Amir Mahdi Alavi, nan menyebut bahwa pemain memegang visa masuk dobel (multiple entry) dan diizinkan tiba di letak pertandingan satu hingga dua hari sebelum laga dimulai.

Masalah keimigrasian rupanya tidak hanya menimpa Iran. Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) melaporkan bahwa tim nasional Irak juga menjalani pemeriksaan tambahan nan ketat saat tiba di Chicago yang berujung pada penolakan masuk seorang ahli foto tim.

Jadwal Iran di Grup G

Meskipun didera masalah nonteknis, Iran tetap konsentrasi menatap persaingan di Grup G. Seluruh pertandingan fase grup mereka bakal digelar di wilayah Amerika Serikat dengan agenda sebagai berikut:

Tanggal Lawan Lokasi
15 Juni 2026 Selandia Baru Los Angeles
21 Juni 2026 Belgia Los Angeles
26 Juni 2026 Mesir Seattle

Kini, bumi menantikan FIFA dan panitia penyelenggara mengelola tensi tinggi ini agar sportivitas tetap terjaga di atas lapangan hijau di tengah gejolak geopolitik nan belum mereda. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia