Tim SAR Temukan Korban Terakhir Tabrakan Kapal di Perairan Pulau Laut Selatan Kotabaru

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Tim SAR Temukan Korban Terakhir Tabrakan Kapal di Perairan Pulau Laut Selatan Kotabaru pemindahan korban tabrakan kapal nelayan di Kalimantan Selatan(MI/Denny S)

TIM SAR campuran akhirnya sukses mengevakuasi korban terakhir peristiwa tabrakan kapal nelayan Mega Harapan dengan kapal ferry penumpang PT. PELNI di perairan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Peristiwa kecelakaan laut nan terjadi awal pekan lampau tersebut menyebabkan dua nelayan tewas dan lima lainnya sukses diselamatkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Roni Eka Putra dalam laporan kebencanaannya, Minggu (21/6) mengungkapkan peristiwa tabrakan kapal tersebut terjadi pada Selasa (16/6) petang di perairan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru. "Saat terjadi tabrakan tujuh orang nelayan terjatuh ke laut, lma orang sukses selamat dan dua orang tenggelam," ungkapnya.

Diketahui, sebuah kapal perenggek ikan Mega Harapan nan membawa 7 orang (1 kapten dan 6 ABK) dalam perjalanan dari Pulau Samber Gelap menuju Desa Tanjung Serudung berbenturan dengan kapal penumpang PT. PELNI di sekitar Perairan Desa Labuan Mas. Para korban selamat  ditemukan oleh kapal nelayan dan dievakuasi ke Desa Labuan Mas.

Kepala Badan SAR Nasional Banjarmasin selaku, SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana,  mengatakan korban terakhir ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada hari ketiga operasi pencarian. "Dengan ditemukannya seluruh korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Kami menyampaikan belasungkawa nan mendalam kepada family korban nan meninggal bumi dalam musibah ini," ujar Putu Sudayana.

Korban terakhir ditemukan pada Sabtu (20/6) petang berjulukan Gilang (23) penduduk Perumnas Hilir Batu Selira, Desa Hilir Muara RT 08, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal bumi terdampar di area pesisir pantai. 

Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Pangeran Jaya Sumitra untuk penanganan lebih lanjut. Sebelumnya Tim SAR juga telah menemukan korban lainnya Muhammad Alwi, 40 penduduk Perumnas Hilir, Batu Selira, Desa Hilir Muara Rt.08 Kecamatan Sigam. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Selama penyelenggaraan operasi SAR, tim melakukan penyisiran di area pencarian melalui jalur laut dan pesisir pantai. Cuaca nan tidak menentu menjadi salah satu hambatan nan dihadapi tim SAR di lapangan. (DY)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia