Tarif Trans Pakuan Nonsubsidi di Bogor Sekitar Rp6.000-Rp7.000

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Tarif Trans Pakuan Nonsubsidi di Bogor Sekitar Rp6.000-Rp7.000 Warga melangkah melewati BisKita Transpakuan Kota Bogor di Halte Cidangiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/4/2025). BisKita Transpakuan Kota Bogor kembali beraksi setelah Pemerintah Kota Bogor mendanai melalui APBD Kota Bogor dengan skema Buy The Ser(. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/nz)

TARIF jasa Trans Pakuan dengan skema nonsubsidi diperkirakan sekitar Rp6.000 hingga Rp7.000 per perjalanan. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim di Balai Kota Bogor menjelaskan perkiraan tarif tersebut tetap dalam pembahasan.

"Kita telaah kira-kira willingness to pay (kemampuan membayar)  atau tarifnya berapa. Tarifnya tetap terjangkau, kurang lebih antara Rp6.000 sampai Rp7.000," ujar Dedie, Rabu (8/7).

Tarif nonsubsidi disiapkan untuk persiapan pengoperasian dua koridor Trans Pakuan. Koridor Trans Pakuan, kata dia, bakal beraksi secara berdikari tanpa subsidi pemerintah. 

Sedangkan empat koridor lainnya tetap mendapat subsidi dengan tarif sekitar Rp4.000 per perjalanan.

Untuk kebutuhan jumlah armada nan melayani enam koridor Trans Pakuan, kata Dedie, mencapai 68 unit bus. 

Pemerintah Kota Bogor baru mempunyai 49 unit sehingga tetap memerlukan tambahan 19 bus.

Pengadaan tambahan armada tersebut, ujar dia, tengah dimatangkan, termasuk melalui skema lelang.

"Saya minta tidak ada jarak (pada 2027). Kalau memungkinkan lelang dilakukan di akhir tahun sehingga per 1 Januari bus tetap bisa beroperasi," minta dia. (Ant/H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia