
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)
JEREZ — Panggung MotoGP tengah dihembak rumor miring mengenai masa depan sang juara dunia, Marc Marquez. Rentetan hasil kurang memuaskan nan diraihnya belakangan ini, ditambah dengan kejadian kecelakaan dahsyat dalam kecepatan tinggi di Sirkuit Jerez, Spanyol, sekarang memicu spekulasi besar, Apakah ini menjadi sinyal runtuhnya era kekuasaan pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut?
Bagi Marquez dan tim pabrikan Ducati Lenovo, terjatuh di lintasan sebenarnya bukanlah perihal baru. Karakter balap pembalap nomor 93 ini memang dikenal selalu ekstrem demi menemukan pemisah keahlian motornya.
Namun, kecelakaan pada lap kedua dalam gelaran MotoGP Spanyol 2026 terasa sangat berbeda dan mengundang tanda tanya besar dari beragam pihak.
1. Cedera nan Belum Pulih
Kecelakaan seram tersebut terjadi di Tikungan 11, nan menyandang status sebagai titik tercepat di lintasan andalusia tersebut. Keanehan mencuat lantaran area tersebut sangat jarang membikin pembalap terjatuh, tercatat hanya ada satu pembalap lain dari kelas Moto2, Sergio Garcia, nan tersungkur di sana sepanjang akhir pekan.
Hal nan paling membikin tim Ducati resah adalah Marquez sendiri sama sekali tidak mempunyai penjelasan teknis kenapa dirinya bisa kehilangan kendali. Kecelakaan tanpa argumen jelas seperti inilah nan paling ditakuti oleh setiap pembalap ahli lantaran bisa merusak mental bertanding.
Marc Marquez kecelakaan di Sprint Race MotoGP Prancis 2026
Di sisi lain, kondisi bentuk Marquez disinyalir menjadi akar masalah utama. Pembalap asal Spanyol ini memulai musim 2026 dengan kondisi bahu kanan nan belum pulih total akibat kecelakaan tragis di MotoGP Mandalika pada musim 2025 lalu.
Akibat operasi lanjutan, Marquez sekarang tidak lagi mempunyai kekuatan dan kelenturan tubuh bagian atas nan sama seperti dulu saat menggeber motornya.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·