Rani Hardjanti
, Jurnalis-Rabu, 04 Februari 2026 |19:55 WIB

Surat Terakhir Bocah Kelas 4 SD nan Akhiri Hidup Diduga Tak Mampu Beli Buku dan Pena. (Foto: Layar tangkap hezzofabregas)
JAKARTA – Surat terakhir bocah kelas 4 SD nan gantung diri di pohon cengkih di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi viral. Bocah tersebut diduga tak bisa membeli kitab dan pena.
Dalam surat nan ditulis tangan menggunakan bahasa wilayah Ngada, korban menyampaikan pesan perpisahan kepada sang ibu nan dia panggil Mama Reti. Surat tersebut beredar luas dan viral di media sosial.
Tulisan tangan itu diawali dengan kalimat “Kertas Tii Mama Reti” nan berfaedah surat untuk Mama Reti, lampau dilanjutkan dengan pesan “Mama Galo Zee” alias Mama, saya pergi dulu.
Korban juga menuliskan permintaan agar ibunya merelakan kepergiannya serta tidak menangis, nan tertuang dalam kalimat “Mama molo Ja’o” dan “Galo mata Mae Rita ee Mama.”
Dalam bagian lain surat tersebut, korban meminta sang ibu agar tidak mencari alias merindukannya, sebelum menutup pesan dengan kalimat perpisahan “Molo Mama” nan berfaedah selamat tinggal, Mama.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·