Jakarta - Kasudin SDA Jakarta Barat Mustajab mengatakan saat ini Pos Kali Angke tetap menunjukkan siaga 2. Sehingga, tetap ada air nan meluap di RT 1 RW 1 Kembangan Selatan, Jakarta Barat.
"Masih tinggi, tetap tinggi, cukup tinggi. Siaga 2. Pos Kali Angke Siaga 2," kata Mustajab kepada wartawan seusai cek Kembangan Selatan, Jakarta Barat, Selasa (5/5/2026).
Mustajab menjelaskan, saat ini Pemkot Jakbar tetap melakukan upaya menguras banjir di Kembangan Selatan. Truk tanki milik Sudin Pertamanan dimanfaatkan untuk menyedot air banjir.
"Disedot tetap kita lakukan tapi kudu Kali Angke surut terlebih dahulu. Kalau Kali Angke surut baru bisa kita keringkan dengan sempurna," ungkapnya.
Selanjutnya, Pemkot Jakbar membikin antisipasi jangka panjang dengan membangun saluran nan menyambungkan Kali Angke. Dia mengatakan saluran ini ditargetkan rampung dalam 4 tahun.
"Iya, jadi sistem tata air ini ada dua inlet nan menggenangi di Ring Road ini. nan pertama itu PHB Tunas Muda sama PHB Pasar Minggu. Nah Pasar Minggu ini nan paling besar inflow-nya dari Kali Angke," jelasnya.
"Nah sistem nan kita injak ini, ini bakal kita alirkan lewat tepi jalan Ring Road itu sampai ke Kali Angke. Nah setelah itu ada pompa, kelak kita pompa," imbuh dia.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menambahkan, pembangunan saluran ini bakal dibuat sepanjang 1 kilometer. Pendanaanya bakal didapat dari beragam lini.
"Saluran ini kudu dilakukan secara simultan dan sekaligus alias paralel sampai ke Kali Angke. Jadi ada sepanjang 1050 meter dengan skema, kita dengan skema creative financing, jadi ada supporting dari CSR dan juga dari APBD alias dari Sudin SDA," kata dia.
"Hal ini kita harapkan memang untuk tidak bisa sekaligus selesai, jadi ini memang sedang proses, tetapi hujan maupun air luapan kembali datang sehingga mengakibatkan akibat seperti ini," imbuhnya. (tsy/fca)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·