SPPG Pegambiran 1 Cirebon Berhenti Beroperasi, Dana Operasional belum Cair

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
SPPG Pegambiran 1 Cirebon Berhenti Beroperasi, Dana Operasional belum Cair Sejumlah siswa menikmati makanan dari program Makan Bergizi Gratis.(MI/NURUL HIDAYAH)

SATUAN Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pegambiran 1, Kota Cirebon,  memberhentikan aktivitas menyiapkan makan bergizi cuma-cuma (MBG), Senin (8/6).

Berdasarkan info nan dihimpun, SPPG Pegambiran 1 nan berlokasi di Kampung Petireman, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, menghentikan operasional menyiapkan MBG untuk siswa dan masyarakat.

Pengawas Keuangan SPPG Pegambiran 1, Salikun, 34, menjelaskan penghentian sementara operasional disebabkan dana operasional nan belum dicairkan.

"Memang kita tidak beraksi mulai hari Senin sekarang sampai waktu nan belum bisa ditentukan, lantaran belum adanya pencairan biaya dari pihak PPK BGM," tuturnya.

Keterlambatan pencairan biaya tersebut merupakan kejadian pertama sejak dapur MBG Pegambiran beroperasi. Selama ini pencairan biaya operasional dilakukan setiap pekan melalui virtual account nan digunakan untuk membiayai kebutuhan operasional selama satu minggu ke depan.

"Mekanisme pencairannya  seminggu sekali. Dana dicairkan melalui virtual account kita untuk operasional selama seminggu ke depan. Biasanya di hari Jumat," tambah Salikun.

Dia mengungkapkan pihaknya belum bisa memastikan kapan dapur MBG tersebut bisa kembali beroperasi.

"Untuk waktunya kita tidak bisa dipastikan.  Infonya hari ini, paling telat Rabu biaya turun," katanya.

Terhentinya operasional dapur tersebut berakibat pada 2.239 penerima faedah nan selama ini mendapatkan jasa MBG dari SPPG Pegambiran 1. Jumlah tersebut terdiri dari siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga penerima faedah di Posyandu.

Sementara itu di SPPG Pegambiran 1 terdapat 49 relawan, mulai dari kepala chef, petugas keamanan hingga petugas kebersihan. Pihak pengelola berambisi keterlambatan pencairan biaya dapat segera diselesaikan agar jasa makan bergizi cuma-cuma kembali melangkah normal dan tidak mengganggu pelayanan kepada ribuan penerima manfaat.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑