Skandal Kim Soo-hyun Disebut Rekayasa AI(Dok. The Korea Times)
KEPOLISIAN Seoul mengungkap kebenaran mengejutkan mengenai skandal nan menghancurkan pekerjaan aktor Kim Soo-hyun. Hasil investigasi terbaru menunjukkan bahwa rekaman bunyi dan pesan teks mendiang aktris Kim Sae-ron nan digunakan untuk menyudutkan bintang Queen of Tears tersebut adalah hasil manipulasi kepintaran buatan (AI).
Laporan harian Chosun Ilbo pada Kamis (21/5/2026) menyebut bahwa polisi telah mengusulkan surat perintah penangkapan terhadap Kim Se-ui, kepala saluran YouTube kontroversial HoverLab (GaroSero Institute). Ia dituduh melakukan pencemaran nama baik dengan menyebarkan klaim tiruan mengenai hubungan masa lampau Kim Soo-hyun dengan mendiang Kim Sae-ron.
Kronologi dan Temuan Polisi
Kasus ini bermulai saat Kim Sae-ron ditemukan meninggal bumi lantaran bunuh diri beberapa tahun silam. Tak lama kemudian, muncul tuduhan bahwa Kim Soo-hyun menjalin hubungan dengan Kim Sae-ron saat sang aktris tetap di bawah umur.
Tuduhan ini diperkuat dengan pemutaran audio nan diklaim sebagai bunyi mendiang dalam konvensi pers HoverLab pada 7 Mei tahun lalu.
Namun, arsip kepolisian menyatakan, tersangka mengadakan konvensi pers dan memutar file audio bunyi almarhumah nan tiruan dan dibuat oleh AI. Ia kemudian secara keliru menyatakan bahwa almarhumah telah berkencan dengan terdakwa sejak sekolah menengah pertama.
Selain Kim Se-ui, polisi juga menetapkan perwakilan norma dari family mendiang Kim Sae-ron sebagai kaki tangan. Pengacara tersebut diduga memberikan materi nan telah dimanipulasi kepada HoverLab untuk membantu menyebarkan rumor tiruan tersebut.
Sebelumnya, Kim Soo-hyun sempat menggelar konvensi pers emosional pada 31 Maret 2025 untuk membantah semua tuduhan. Meski demikian, opini publik nan terlanjur negatif sempat menyebabkan kejatuhan kariernya secara drastis.
Dengan temuan forensik digital terbaru ini, tuduhan terhadap tokoh tersebut terbukti tidak berdasar.
| Jenis Manipulasi | Deepfake Audio (AI) & Pesan Teks Rekayasa |
| Tersangka Utama | Kim Se-ui (HoverLab) |
| Status Hukum | Pengajuan Surat Perintah Penangkapan |
(The Korea Times/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·