Sibuk Kerja, Ayah di Bekasi Tak Tahu Anaknya Dianiaya Ibu Tiri

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Sebelumnya, DM sempat menyampaikan kepada tenaga medis bahwa luka nan dialami korban disebabkan terpeleset di bilik mandi.

Namun, master menemukan adanya luka nan dinilai tidak sesuai dengan keterangan tersebut, sehingga kasus itu dilaporkan kepada UPTD PPA Kabupaten Bekasi dan diteruskan ke Polsek Tarumajaya.

"Perbuatan tersebut diduga dipicu rasa sakit hati DM terhadap perkataan suami maupun family suaminya nan kemudian dilampiaskan kepada korban. Penyidik tetap terus mendalami motif dan seluruh keterangan dalam perkara tersebut," ujar dia.

Korban diketahui tinggal berbareng ibu tirinya dan seorang adik sambung berumur satu tahun. Sementara ayah kandung korban bekerja di luar negeri. Berdasarkan pemeriksaan sementara, dia belum mengetahui dugaan kekerasan nan dialami anaknya.

Dalam penyidikan, polisi menyita peralatan bukti berupa satu gayung berwarna hijau, satu sikat gigi anak berwarna biru, busana milik tersangka, serta hasil visum sementara dari RSUD Koja.

Selain tersangka, interogator telah meminta keterangan pelapor, kakak korban, nenek korban, serta sejumlah pihak terkait.

"Koordinasi berbareng DP3A dan UPTD PPA Kabupaten Bekasi terus dilakukan untuk memastikan korban mendapatkan perawatan medis, pendampingan psikologis, dan perlindungan," ujar dia.

Atas perbuatannya, DM disangkakan melanggar Pasal 76C juncto Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Dia menegaskan proses investigasi dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan dengan tetap menjunjung asas prasangka tak bersalah.

Dia mengimbau masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kondisi anak di lingkungan sekitar serta segera melaporkan setiap dugaan kekerasan fisik, psikis, seksual, maupun penelantaran.

"Laporan dapat disampaikan melalui Layanan Kepolisian 110 alias Call Center Polres Metro Bekasi 0811-1939-110. Lindungi anak-anak dari segala corak kekerasan. Keberanian untuk melapor dapat menyelamatkan masa depan mereka," tandas dia.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑