Siap-siap, Tarif TransJabodetabek Rp3.500 Bakal Segera Berubah 5.

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Siap-siap, Tarif TransJabodetabek Rp3.500 Bakal Segera Berubah 5. Tarif TransJabodetabek bakal disesuaikan.(Dok. Antara)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bakal segera melakukan penyesuaian tarif untuk sejumlah rute jasa TransJabodetabek. Langkah ini diambil lantaran anggaran subsidi nan dibebankan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dinilai sudah terlalu besar.

Salah satu rute nan dipastikan bakal mengalami penyesuaian tarif adalah jasa TransJabodetabek SH12 nan melayani rute Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Pramono menegaskan keputusan mengenai perubahan tarif ini bakal segera ditetapkan dalam waktu dekat.

"Untuk tarif TJ (Transjakarta) Blok M, TransJabodetabek ya, jika itu bukan TJ, tapi TransJabodetabek, segera bakal kami putuskan," ujar Pramono saat ditemui di area Matraman, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2026).

Pramono menjelaskan bahwa penyesuaian tarif tidak hanya menyasar rute Blok M-Soetta, melainkan juga beberapa rute TransJabodetabek lainnya. Menurutnya, pertimbangan tarif diperlukan agar beban fiskal wilayah untuk subsidi transportasi tetap terkendali.

"Pada bulan-bulan ini kita bakal memutuskan beberapa rute, bukan hanya Blok M ke Soekarno-Hatta, tetapi juga TransJabodetabek lainnya nan perlu penyesuaian lantaran memang subsidinya terlalu besar," imbuhnya.

Saat ini, Transjakarta mengoperasikan 18 rute TransJabodetabek nan menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga. Seluruh rute tersebut tetap menggunakan tarif reguler sebesar Rp3.500 Mata Uang Rupiah.

Berdasarkan info internal Transjakarta, minat masyarakat terhadap jasa ini terus meningkat. Pada April 2026, jumlah penumpang TransJabodetabek mencapai 2.467.493 orang, naik sekitar 22 persen dibandingkan Maret 2026 nan tercatat sebanyak 2.021.547 penumpang. Rute D21 (Universitas Indonesia-Lebak Bulus) tercatat sebagai rute nan paling banyak diminati.

Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyebut lonjakan penumpang ini sebagai sinyal positif kesadaran masyarakat dalam menggunakan transportasi publik. Namun, dengan adanya rencana penyesuaian tarif, Pemprov DKI sekarang tengah menghitung keseimbangan antara keterjangkauan jasa dan keberlanjutan anggaran subsidi. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑