Shelter Ojol di Jakarta Bakal Diperbanyak, Cek Lokasinya

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, pihaknya telah berkomitmen memperluas pembangunan shelter berbareng asosiasi properti, pengelola pusat perbelanjaan, dan perusahaan aplikator.

"Untuk titik shelter bakal kita perbanyak. Kami sudah berkomitmen juga dengan para asosiasi properti, asosiasi pelaku upaya dan juga mal-mal. Kita bakal menentukan titik-titik mana nan bakal kita bangun shelter dan seluruh aplikator ialah Grab, Gojek juga siap untuk membangun bersama," kata Budi.

Menurut dia, pembangunan shelter juga bakal dilakukan di seluruh terminal di Jakarta. Terminal Pulo Gebang telah lebih dulu mempunyai shelter, sementara terminal lainnya bakal dibangun secara bertahap.

"Seluruh terminal, saat ini sudah kami perintahkan untuk membikin shelter dan Terminal Pulo Gebang kemarin sudah, selanjutnya kelak seluruh terminal juga bakal ada shelter-nya. Kami saat ini sedang mencocokkan data, kelak per wilayah bakal kita temukan antara aplikator dan juga para pemilik gedung," ujarnya.

Selain terminal, Dishub DKI juga bakal menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menghadirkan shelter di area stasiun guna mendukung penataan titik jemput penumpang pikulan umum.

"Untuk stasiun kami bakal kerja sama juga dengan Kereta Api ya untuk melakukan penataan ini terutama kelak nan ada di Palmerah," kata Budi.

Budi menambahkan, shelter di Thamrin-Bundaran HI dapat digunakan secara cuma-cuma oleh pengemudi ojol dan beraksi selama 24 jam. Dia bilang, skema tersebut juga bakal diterapkan pada shelter nan dibangun di letak lainnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑