Selain soal biaya, Teddy turut menanggapi kritik mengenai agenda pertemuan Prabowo dengan para pemimpin dunia. Dia mengatakan penentuan pertemuan nan kudu dilakukan secara langsung maupun cukup melalui sambungan telepon merupakan keputusan Presiden berbareng Menteri Luar Negeri Sugiono.
Menurut dia, Prabowo memahami dengan baik forum dan pertemuan mana nan menjadi prioritas bagi kepentingan Indonesia.
"Beliau-beliau lah nan mengetahui mana nan prioritas, mana pertemuan nan kudu diutamakan, mana pertemuan nan bisa langsung ataupun cukup mengenakan telepon, mana pertemuan nan perlu diberitakan, mana nan tidak diberitakan," kata Teddy.
Meski menghargai masukan Dino Patti Djalal sebagai diplomat senior, Teddy menilai polemik mengenai kunjungan luar negeri Prabowo semestinya tidak mengaburkan capaian diplomasi nan telah diraih.
"Saya rasa semua diplomat dahsyat tahu itu. Jadi kurang elok rasanya jika itu tetap dipermasalahkan. Ruang untuk setiap masukan tentu kita terima, tapi jangan sampai kita mengaburkan kebenaran tentang semua hasil nan telah kita capai," pungkasnya.
6 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·