Seseorang nan belum diketahui identitasnya membakar sejumlah objek di sekitar warung nasi Jalan Arjuna, Matraman, Jakarta Timur pada Minggu (10/5) awal hari. Akibatnya, warung nasi nan ada di letak juga nyaris dilalap api.
Berdasarkan video kamera pengawas nan beredar di sosial media, nampak ada seseorang nan datang lampau dengan sengaja membakar sejumlah barang.
Ada tiga peralatan nan dibakar oleh orang tersebut; sampah, terpal, dan daun-daun kering. Objek-objek ini berada dekat dengan warung nasi.
“Pertama itu ada sampah di deket warung itu dibakar. nan kedua ada di warung nasi juga itu, sederetan itu juga, itu ada terpal dibakar. Saya lihat itu (yang ketiga) jejak daun-daun kering, kotor, itu dibakar,” ungkap Kapolsek Matraman, AKP Suripno saat dihubungi, Senin (11/5).
Akibatnya, api nan dihasilkan cukup besar. Awalnya tak ada orang nan melihat, namun ada seorang tukang ojek nan melintas dan menggedor warung nasi itu untuk memberi tahu kobaran api di dekat warung nasinya.
“Yang warteg itu orangnya tidur. Itu orang ini malah, tukang ojek nan ngasih tahu. Ada api nyala itu, ada nan gedor-gedor gitu. ‘Lah siapa nan bakar, siapa nan bakar?’ gitu kan. ‘Enggak tahu itu’ akhirnya dimatiin, akhirnya meninggal kan,” tutur Suripno.
Suripno mengatakan jika api tak segera dimatikan, berpotensi merembet kepada warung nasi tersebut. Meski demikian, Suripno tetap menyelidiki motif seseorang itu membakar sejumlah benda. Termasuk apakah orang tersebut membawa perangkat untuk menyalakan api seperti minyak dan sebagainya.
“Saya itu tadi cek ke titik-titik letak nan dibakar dan juga periksa CCTV. Terus saya analisa motif, modusnya itu apa, itu belum terbaca. Dia nggak bawa untuk apa, minyak apakah apa gitu, enggak,” sebutnya usai.
Setelah melakukan pengecekan pada Senin (11/5) sekitar pukul 08.30 WIB, Suripno meminta kepada penduduk sekitar untuk menggelar piket malam. Hal itu agar orang-orang mencurigakan dapat teridentifikasi dan dilaporkan kepada polisi.
“Ini tugas kita berbareng lah antisipasi untuk RT/RW juga pemantauan malam ada nan tugas piket, poskamling. Terus saya minta kerjasamanya mungkin jika ada orang-orang nan mencurigakan sigap nan terinfo ke kita gitu, biar sigap keungkap,” ujarnya.
Sementara itu, Suripno menegaskan bahwa peristiwa ini tetap dalam penyelidikan oleh Polsek Kebon Jeruk.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·