Asap membubung dari area Bandara Internasional Kuwait setelah dilaporkan terjadi serangan drone nan menghantam sebuah depot bahan bakar pada 25 Maret 2026.(AFP)
TIMUR Tengah kembali memanas setelah Iran melancarkan serangan rudal langsung ke wilayah Israel, Minggu (7/6/2026) malam hingga Senin (8/6/2026).
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa serangan ini merupakan respons atas operasi militer Israel di Beirut, Lebanon, nan menyasar golongan Hizbullah. Dalam pernyataan resminya, IRGC memperingatkan bahwa ini hanyalah awal dari kampanye militer nan lebih luas.
Pernyataan IRGC: "Operasi ini bukanlah peristiwa nan berlalu begitu saja, melainkan awal dari serangkaian serangan berkepanjangan selama seminggu penuh hingga operasi militer di Beirut dihentikan."
Ledakan di Jantung Iran
Menanggapi hujan rudal tersebut, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) segera melakukan serangan jawaban udara. Media pemerintah Iran melaporkan serangkaian ledakan keras terdengar di tiga kota utama: Teheran, Tabriz, dan Isfahan pada Senin pagi.
Pihak militer Israel mengonfirmasi bahwa angkatan udara mereka telah membidik sasaran militer strategis di wilayah Iran barat dan tengah. "Beberapa saat nan lalu, Angkatan Udara Israel menyerang sasaran militer milik rezim Iran," tulis IDF melalui saluran Telegram resmi mereka.
Sistem Pertahanan Udara Diaktifkan
Di pihak Israel, sirene peringatan serangan udara meraung di wilayah utara negara tersebut. Meskipun Iran menyatakan telah menembakkan sejumlah besar proyektil, militer Israel menyatakan sebagian besar rudal sukses dicegat oleh sistem pertahanan udara alias jatuh di area terbuka tanpa menimbulkan korban jiwa massal dalam laporan awal.
Situasi ini memicu kekhawatiran dunia bakal pecahnya perang berskala besar. Pemerintah Iran menuduh Israel telah melanggar batas-batas kedaulatan nan disepakati pascagencatan senjata April, sementara organisasi internasional sekarang mendesak kedua belah pihak untuk menahan diri guna menghindari eskalasi nan lebih destruktif.
| Teheran | Ledakan dilaporkan (Serangan Balasan Israel) |
| Isfahan | Ledakan dilaporkan (Fasilitas Militer) |
| Tabriz | Ledakan dilaporkan |
(H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·