Liputan6.com, Jakarta - KPK mengungkapkan ironi kasus suap nan menjerat Bupati Kuansing Suhardiman Amby. Suhardiman menerima suap berupa mobil mewah di saat separuh jalan di Kuansing rusak.
Fakta itu diungkap Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein. Jalan-jalan rusak itu disebabkan lantaran aktivitas truk pengangkut batu bara dan sawit.
"Masih ada sekitar 38% hingga 45% jalan di wilayah Kuansing nan statusnya belum baik akibat tonase truk logistik kelapa sawit dan batu bara," kata Achmad dalam konvensi persnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Dia menyayangkan, saat Bupati mendapatkan keuntungan, prasarana nan menyangkut rencana hidup orang banyak malah terabaikan.
"Terlebih dugaan tindak pidana korupsi di Pemkab Kuansing juga berangkaian dengan proyek daerah, nan bersenggolan dengan rencana hidup masyarakat," ujar dia.
Diketahui, dari peta geografisnya, 50 persen area Kuansing merupakan lahan perkebunan nan 65-70 persen di antaranya merupakan perkebunan sawitdengan prospek menghasilkan 2,2 ton kelapa sawit per bulan (atau sekira Rp 2,7 miliar).
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·