Sekjen PSSI Kecam Penyerangan Bus Persib U-18: Tidak Masuk Akal!

Sedang Trending 4 hari yang lalu

 Tidak Masuk Akal!

PSSI mengecam keras tindakan penyerangan terhadap rombongan tim Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18 (Foto: PSSI)

JAKARTA – PSSI mengecam keras tindakan penyerangan terhadap rombongan tim Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah, Minggu 11 Oktober 2026 malam WIB. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Yunus Nusi menilai kejadian itu tidak masuk akal.

Insiden penyerangan dilaporkan menyebabkan seorang personel media Persib mengalami kekerasan fisik, bus mengalami kerusakan, serta sejumlah koper milik ofisial dan pemain diduga dijarah. Yunus, menyayangkan tindakan kekerasan nan menyasar rombongan pemain muda tersebut. 

1. Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Ketum The Jakmania Minta Maaf atas Penyerangan terhadap Bus Persib U-18

Pria asal Gorontalo itu menegaskan, keselamatan seluruh insan sepakbola, mulai dari pemain, ofisial, pekerja media, perangkat pertandingan hingga suporter, kudu menjadi prioritas utama. Yunus mengungkapkan, perihal ini sejalan dengan komitmen Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).

“PSSI menegaskan keselamatan seluruh insan sepakbola, termasuk suporter tim nasional maupun klub, kudu menjadi prioritas. Sejalan dengan komitmen berbareng FIFA, setiap orang nan datang untuk menonton sepakbola kudu dapat pulang ke rumah dengan selamat,” kata Yunus, dalam keterangan resmi PSSI, Rabu (14/10/2026).

Yunus menilai penyerangan terhadap rombongan Persib U-18 sebagai tindakan nan susah diterima logika sehat. Pasalnya, kejadian tersebut menimpa para pemain muda nan tidak semestinya menjadi sasaran rivalitas antarsuporter.

“PSSI sangat prihatin dan ini sesuatu perihal nan susah masuk di logika nalar sehat lantaran kejadian ini pertama menimpa anak-anak pemain muda, ialah Elite Pro Akademi Persib Bandung. Anak-anak ini tidak tahu apa-apa tentang rivalitas,” tutur Yunus.

“Mereka murni bermain bola dengan semangat untuk kepentingan pribadi, kepentingan klub, dan kepentingan sepakbola nasional nan semestinya dihargai oleh siapa pun, walaupun itu suporter lawan," sambungnya.

2. Koordinasi

PSSI menyatakan bakal berkoordinasi dengan abdi negara kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Yunus juga mengecam keras tindakan para pelaku nan diduga melakukan kekerasan dan perusakan terhadap rombongan tim EPA Persib U-18.

"Kami sangat menyayangkan. Ini sudah tidak masuk akal, apa nan dilakukan oleh mereka-mereka ini dengan begitu ganasnya melakukan tindakan kriminal. PSSI bakal berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkap, mencari, menangkap, serta memberikan hukuman nan seberat-beratnya,” ujar Yunus.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑