Sampoerna Buktikan Talenta Indonesia Mampu Pimpin 13 Pasar Asia Pasifik

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - Di tengah tantangan industri dan tuntutan keberlanjutan upaya jangka panjang, pengembangan sumber daya manusia (SDM) sekarang menjadi salah satu investasi strategis bagi perusahaan.

PT HM Sampoerna Tbk alias Sampoerna berbareng perusahaan induknya, Philip Morris International Inc. (PMI), menempatkan pengembangan talenta sebagai fondasi krusial untuk menghadapi transformasi dan dinamika upaya nan terus berkembang.

Sampoerna dan PMI menerapkan sistem pengelolaan talenta berbasis meritokrasi. Sistem ini mendorong tenaga kerja untuk terus meningkatkan kompetensi dan kinerja, sekaligus membuka kesempatan berkembang nan setara.

Melalui pendekatan tersebut, tenaga kerja tidak hanya mempunyai kesempatan berkarya di tingkat nasional, tetapi juga di level regional dan global. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah Indonesia nan menjadikan pengembangan SDM sebagai salah satu prioritas nasional untuk memperkuat daya saing talenta Indonesia.

Dalam pengembangan SDM, PMI memposisikan Indonesia melalui Sampoerna sebagai salah satu sumber talenta strategis dalam jaringan dunia perusahaan. Penugasan lintas kegunaan dan negara menjadi bagian dari upaya membangun suksesi kepemimpinan regional dan global.

Komitmen tersebut salah satunya tercermin dari penugasan Elvira Lianita. Direktur Sampoerna itu sekarang dipercaya mengemban peran lebih besar sebagai Vice President Corporate Affairs East & Southeast Asia, Pacific, serta PMI Global Travel Retail.

Seiring penugasan barunya di PMI, Elvira telah mengusulkan pengunduran diri dari jejeran Direksi Sampoerna. Pengunduran diri tersebut dijadwalkan masuk dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Sampoerna pada 18 Mei 2026.

Dalam peran barunya, Elvira bakal memimpin strategi dan eksekusi Corporate Affairs di 13 pasar, termasuk Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Filipina, Indonesia, serta PMI Global Travel Retail.

Tanggung jawab tersebut mencakup penguatan hubungan dengan pemangku kepentingan mengenai regulasi, kebijakan, sains, dan komunikasi korporat untuk mendukung agenda transformasi perusahaan. Mandat ini juga menunjukkan kepercayaan PMI terhadap kepemimpinan Elvira serta keahlian talenta Indonesia untuk berkedudukan dalam pengambilan keputusan di skala lebih luas.

Elvira berasosiasi dengan PMI pada 2001. Sejak itu, dia menempati beragam peran strategis di bagian corporate affairs, mulai dari regulasi, kebijakan fiskal, hubungan dengan pemangku kepentingan di tingkat wilayah hingga nasional, perdagangan internasional, hingga komunikasi korporat.

Dengan pengalaman panjang dan kompetensi lintas bidang, Elvira ditunjuk sebagai Direktur Corporate Affairs dan menjadi bagian dari manajemen serta Dewan Direksi Sampoerna pada 2018.

Atas kepemimpinan dan kontribusinya bagi perusahaan serta masyarakat, Elvira menerima sejumlah penghargaan. Di antaranya Puspa Adi Daya dalam arena Anugerah Puspa Bangsa nan diselenggarakan Kompas TV pada 2025 dan 2026, serta PR Persons Award dari The Iconomics pada 2023 dan 2024.

Saat ini, sekitar 70 tenaga kerja Sampoerna mengemban peran strategis di beragam negara, mulai dari Eropa, Amerika Serikat, Asia, hingga Timur Tengah. Penugasan tersebut menegaskan keahlian talenta Indonesia untuk berkontribusi di tingkat regional dan global.

Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa investasi berkepanjangan dalam pengembangan SDM menjadi pilar krusial bagi Sampoerna dan PMI dalam mendukung transformasi upaya serta agenda pembangunan talenta jangka panjang. (akn/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News