Salmokji Jadi Film Horor Korea Terlaris Sepanjang Masa Tembus 3 Juta Penonton

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Salmokji Jadi Film Horor Korea Terlaris Sepanjang Masa Tembus 3 Juta Penonton Film Salmokji: Whispering Water resmi menjadi movie seram Korea terlaris.(Dok. iMdb)

FILM horor supranatural Salmokji: Whispering Water resmi mencatatkan sejarah sebagai movie seram Korea Selatan dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang masa setelah menembus nomor 3,17 juta penonton. Berdasarkan info Dewan Perfilman Korea (KOFIC) per 20 Mei 2026, pencapaian ini resmi menggeser rekor legendaris nan memperkuat selama 23 tahun.

Keberhasilan ini diraih setelah movie tersebut menambah 90.972 penonton pada akhir pekan lalu. Dengan total akumulasi 3,17 juta penonton, Salmokji melampaui capaian movie A Tale of Two Sisters (2003) nan mengantongi 3,14 juta penonton, serta melewati rekor Gonjiam: Haunted Asylum.

Film ini dibintangi oleh aktris Kim Hye-yoon nan berkedudukan sebagai Soo-in, seorang pemimpin kru film. Cerita berfokus pada perjuangan kru tersebut saat terjebak dalam teror rawa misterius di sebuah letak terpencil. Menariknya, proses syuting dilakukan langsung di letak aslinya, ialah Waduk Salmokji di Kabupaten Yesan, Provinsi Chungcheong Selatan, nan dikenal berpenunggu oleh penduduk setempat.

Sutradara Lee Sang-min mengungkapkan rasa haru dan syukurnya atas kesuksesan movie fitur pertamanya ini. Ia mengaku sempat merasa tertekan dan takut saat movie tersebut pertama kali dirilis ke publik.

"Ada begitu banyak kekhawatiran setelah perilisan tentang gimana penonton bakal menerimanya, dan sejujurnya saya sangat takut. Bahkan ketika Salmokji: Whispering Water menerima banyak cinta setelah rilis, saya terus-menerus tegang," ungkap sutradara Lee Sang-Min.

Ia menambahkan bahwa emosi lega baru muncul pada minggu kedua penayangan. "Sekarang saya merasa lebih dari sekadar lega; saya merasa sangat bersyukur," pungkasnya.

Kesuksesan Salmokji dinilai para kritikus sebagai penanda kebangkitan generasi baru dalam aliran seram Korea Selatan nan bisa memadukan unsur urban legend lokal dengan sinergi akting nan kuat. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia