Pasar Low SUV (LSUV) di Indonesia sepanjang periode Januari hingga Juli 2026 tetap didominasi oleh pemain lama. Meskipun gempuran model-model baru berfitur modern terus bermunculan, duo kembar Toyota Rush dan Daihatsu Terios terbukti tetap tangguh.
Ini berkaca dari info Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota Rush sukses mengumpulkan total pengedaran sebesar 18.572 unit dalam tujuh bulan pertama 2026 berjalan.
Sementara itu, Daihatsu Terios mengekor kokoh di posisi kedua dengan total pasokan 8.613 unit. Ketahanan performa penjualan model nan terbilang gaek ini tak lepas dari beberapa aspek nan ditawarkan model kembar tersebut.
Marketing Planning and Sales Operator Support Department Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI DSO), Tri Mulyono, mengungkapkan bahwa segmen SUV medium berbudi pekerti handal tetap memikat daya tarik masyarakat luas.
"Fenomena SUV Medium tetap cukup kuat di mata masyarakat sebagai kendaraan yang adventure dan bisa dipakai di segala medan dan perihal ini berakibat pada model Terios nan dimiliki oleh Daihatsu," kata Tri kepada kumparan, Selasa (8/9/2026).
Tri menjelaskan bahwa kelebihan sistem penggerak RWD (Rear Wheel Driver) serta kepastian nilai jual kembali menjadi salah satu pendorong utama kestabilan nomor permintaan Terios di pasaran hingga saat ini.
"Model ini cukup stabil memberikan kontribusi 1200-an unit per bulan (retail) terhadap penjualan nasional Daihatsu. Penggerak RWD dari hasil survei tetap cukup menjadi aspek nan diperhatikan oleh customer dalam memutuskan pembeliannya, selain nilai jual, jasa purna jual dan resale value," paparnya.
Melihat dinamika dari bulan ke bulan selama 2026, Toyota Rush mengawali Januari dengan 2.345 unit, lampau melonjak drastis 48,3 persen ke nomor 3.478 unit di Februari. Sempat terkoreksi 35,2 persen menjadi 2.252 unit pada Maret, sebelum rebound 27,4 persen ke 2.871 unit di April, lampau melandai tipis di Mei (2.704 unit), Juni (2.374 unit), dan ditutup menguat 7,3 persen di Juli dengan 2.548 unit.
Di sisi lain, Daihatsu Terios menunjukkan tren pertumbuhan konsisten sejak awal tahun. Mengawali Januari di nomor 946 unit, Terios naik 29,9 persen pada Februari (1.229 unit), terkoreksi tipis ke 1.038 unit pada Maret, lampau merangkak naik berturut-turut di April (1.250 unit), Mei (1.285 unit), Juni (1.407 unit), hingga menyentuh puncaknya di Juli dengan 1.458 unit (naik 3,6 persen dari Juni).
Peringkat ketiga diisi oleh Suzuki XL7 dengan total wholesales 6.729 unit. Penjualan XL7 bergerak bergerak mulai dari Januari (786 unit), melambung 45,2 persen di Februari (1.142 unit), turun ke 887 unit di Maret, naik ke 1.283 unit di April, merosot berturut-turut pada Mei (828 unit) dan Juni (801 unit), hingga kembali melonjak 24,8 persen menyentuh 1.000 unit pada Juli.
Mitsubishi Xpander Cross menempati posisi keempat dengan raihan 4.132 unit. Setelah mencatat pasokan 645 unit di Januari dan naik ke 848 unit pada Februari, volumenya sempat merosot tajam hingga menyentuh titik terendah 58 unit di bulan Mei, sebelum akhirnya melonjak signifikan hingga 1.057 unit pada Juli 2026.
Adapun Hyundai Stargazer X berada di posisi kelima dengan mengandalkan total pasokan 2.460 unit. Kinerja distribusinya relatif stabil di kisaran 260–356 unit pada periode Januari hingga Juni, sebelum akhirnya mencatatkan lonjakan penjualan drastis sebesar 135,5 persen menjadi 702 unit pada Juli 2026.
Posisi ahli kunci ditempati Honda BR-V nan hanya bisa membukukan wholesales sebanyak 717 unit selama Januari–Juli 2026. Pergerakannya condong melambat di bawah nomor 150 unit per bulan, mulai dari Januari (89 unit), Februari (87 unit), Maret (82 unit), April (134 unit), Mei (105 unit), Juni (101 unit), dan Juli (119 unit).
Penjualan wholesales LSUV Januari-Juli 2026
Toyota Rush (18.572 unit)
Januari: 2.345 unit
Februari: 3.478 unit
Maret: 2.252 unit
April: 2.871 unit
Mei: 2.704 unit
Juni: 2.374 unit
Juli: 2.548 unit.
Daihatsu Terios (8.613 unit)
Januari: 946 unit
Februari: 1.229 unit
Maret: 1.038 unit
April: 1.250 unit
Mei: 1.285 unit
Juni: 1.407 unit
Juli: 1.458 unit.
Suzuki XL7 (6.729 unit)
Januari: 786 unit
Februari: 1.142 unit
Maret: 887 unit
April: 1.283 unit
Mei: 828 unit
Juni: 801 unit
Juli: 1.000 unit.
Mitsubishi Xpander Cross (4.132 unit)
Januari: 645 unit
Februari: 848 unit
Maret: 579 unit
April: 369 unit
Mei: 58 unit
Juni: 576 unit
Juli: 1.057 unit.
Hyundai Stargazer X (2.460 unit)
Januari: 304 unit
Februari: 356 unit
Maret: 260 unit
April: 276 unit
Mei: 264 unit
Juni: 298 unit
Juli: 702 unit.
Honda BR-V (717 unit)
Januari: 89 unit
Februari: 87 unit
Maret: 82 unit
April: 134 unit
Mei: 105 unit
Juni: 101 unit
Juli: 119 unit.
Penjualan wholesales LSUV terlaris (2021-2025)
Toyota Rush
2021: 52.553 unit
2022: 44.991 unit
2023: 39.340 unit
2024: 31.753 unit
2025: 29.803 unit.
Daihatsu Terios
2021: 18.996 unit
2022: 24.825 unit
2023: 24.226 unit
2024: 17.800 unit
2025: 15.157 unit.
Suzuki XL7
2021: 16.090 unit
2022: 14.540 unit
2023: 15.813 unit
2024: 15.388 unit
2025: 13.387 unit.
Mitsubishi Xpander Cross
2021: 24.341 unit
2022: 16.295 unit
2023: 18.104 unit
2024: 13.023 unit
2025: 8.761 unit.
Honda BR-V
2021: 2.949 unit
2022: 26.677 unit
2023: 18.195 unit
2024: 9.156 unit
2025: 4.213 unit.
Hyundai Stargazer X
2023: 2.850 unit
2024: 4.192 unit
2025: 3.090 unit.
52 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·