Ravie Wardani
, Jurnalis-Rabu, 25 Februari 2026 |16:33 WIB

Roy Suryo (Foto: Ravie Wardani/Okezone)
JAKARTA - Tersangka kasus tudingan piagam tiruan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, kembali menjadi sorotan. Ia meyakini adanya ketidakaslian dalam arsip nan selama ini diperdebatkan.
Ditemui di Polda Metro Jaya pada Rabu (25/2/2026), Roy menjelaskan secara perincian perbedaan antara piagam original dengan milik Jokowi.
Menurutnya, piagam original Universitas Gadjah Mada (UGM) mempunyai karakter unik bentuk nan sangat spesifik dan susah ditiru. "Kita berjuang lagi berbareng demi menegakkan kebenaran dan kita menunjukkan kepalsuan 99,9 persen piagam itu palsu," ujar Roy Suryo.
Ia kemudian membandingkan arsip nan dia bawa dengan piagam milik mahasiswa UGM angkatan '79. Menurutnya, piagam original pasti mempunyai tanda otentik berupa watermark dan cetakan timbul (emboss).
"Kalau kita lihat piagam original itu jelas betul tuh ada watermark-nya tuh: Universitas Gadjah Mada, Gadjah Mada University. Jelas betul ada emboss, bukan embus," tegasnya.
Roy juga menyentil pihak-pihak nan mengaku ahli, namun keliru dalam menjelaskan teknis bentuk ijazah, termasuk letak stempel nan kudu mengenai foto pemilik.
"Lalu lintasan stempelnya juga ada. Beda banget nih lihat, tuh, dengan nan disebut-sebut ijazah. Nggak ada watermark-nya, nggak ada emboss-nya, capnya juga tidak melintasi fotonya," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·