CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani.(Dok. MetroTv)
CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, membeberkan argumen di kembali penunjukan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (PT DSI). Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi penguatan tim inti lembaga investasi tersebut.
Rosan menegaskan bahwa pemilihan Luke Mahony didasarkan pada kompetensi dan rekam jejak ahli nan mumpuni di bidangnya. Ia menyamakan proses pembentukan struktur ini dengan pola pembangunan lembaga Danantara nan mengedepankan profesionalisme.
Luke Mahony dipilih untuk memimpin PT DSI di tengah langkah pemerintah menyusun skema baru pengawasan ekspor komoditas strategis seperti batu bara, CPO, dan ferro alloy.
"Ya ini kan kita lagi dalam tahap untuk penguatan tim. Nanti bakal kita tampilkan full-nya tim. Bisa dilihat track record-nya apa, kemampuannya jelas gitu, seperti kita bangun Danantara dulu," ujar Rosan di Jakarta, Selasa (21/5).
Terkait waktu peresmian alias pelantikan resmi jejeran direksi, Rosan menyatakan bahwa pemerintah tetap melakukan serangkaian pertemuan koordinasi. Sebelum diumumkan secara resmi, pihaknya mau mendengarkan masukan dari beragam pemangku kepentingan terkait.
Selain pertemuan internal, pemerintah juga menjadwalkan agenda sosialisasi dengan beragam asosiasi pengusaha besar di Indonesia pada sore hari ini. Pertemuan tersebut melibatkan Kadin, Apindo, hingga asosiasi sektoral seperti asosiasi sawit dan batubara (APBI).
Hingga saat ini, struktur komplit tim PT DSI tetap dalam tahap finalisasi. Pemerintah berjanji bakal membuka profil komplit jejeran manajemen kepada publik setelah seluruh proses sosialisasi dan koordinasi dengan bumi upaya selesai dilakukan. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·