RI Punya Potensi Besar, Bioenergi Didorong Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

RI Punya Potensi Besar, Bioenergi Didorong Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional

RI Punya Potensi Besar, Bioenergi Didorong Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional (Foto: PLN EPI)

JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat diversifikasi daya primer melalui pengembangan bioenergi sebagai salah satu strategi menjaga ketahanan daya nasional sekaligus mempercepat transisi menuju daya nan lebih bersih. 

Melalui optimasi biomassa, biochar, compressed biomethane gas (CBG), hingga pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif, PLN EPI mendorong pemanfaatan sumber daya daya domestik untuk mengurangi ketergantungan terhadap daya fosil.

Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir mengatakan, Indonesia mempunyai potensi bioenergi nan sangat besar. Menurutnya, tantangan utama saat ini bukan lagi terletak pada kesiapan sumber daya, melainkan gimana membangun kerjasama nan kuat antar pemangku kepentingan agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Source-nya sebenarnya kita punya. Namun memang kudu ada keberanian dari kita untuk berkolaborasi, antara PLN, mitra investasi, mitra lokal, pemerintah, regulator, akademisi, hingga bumi upaya agar pengembangan bioenergi dapat melangkah lebih sigap dan berkelanjutan," ujar Hokkop dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).

Dia menjelaskan, sebagai Subholding PLN nan bertanggung jawab menyediakan daya primer bagi seluruh pembangkit PLN Group, PLN EPI tidak hanya memastikan keandalan pasokan batu bara dan gas, tetapi juga terus memperluas portofolio daya primer berbasis daya baru terbarukan, khususnya bioenergi.

Menurut Hokkop, PLN secara berjenjang telah memulai transformasi sektor pembangkitan menuju daya nan lebih bersih. Saat ini nyaris seluruh pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) telah memanfaatkan biodiesel B40, sementara pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) mulai mengimplementasikan biomassa sebagai bahan bakar cofiring untuk mengurangi konsumsi batu bara.

Selain biomassa, PLN EPI juga mengembangkan beragam produk bioenergi lainnya, seperti compressed biomethane gas (CBG) nan berasal dari limbah organik dan limbah cair untuk dimanfaatkan pada pembangkit berbasis gas, biochar, Refuse Derived Fuel (RDF) dari sampah perkotaan, biofuel, hingga bioetanol sebagai bagian dari strategi dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan.

"Target kami adalah memanfaatkan beragam sumber daya pengganti di luar daya fosil. Saat ini kita memang sedang berada dalam masa transisi menuju daya nan lebih bersih. Karena itu, diversifikasi daya menjadi langkah krusial untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung pencapaian sasaran pengurangan emisi nasional," katanya.

PLN EPI mencatat Indonesia mempunyai potensi biomassa sekitar 83,4 juta ton per tahun nan tersebar di beragam wilayah, terutama Sumatra, Kalimantan, dan Jawa. Potensi tersebut berasal dari limbah perkebunan, pertanian, kehutanan, hingga sampah perkotaan nan dapat dimanfaatkan menjadi sumber daya terbarukan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin finance lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com