
RI Ekspor 20 Ribu Kendaraan Niaga Sepanjang 2025 (Ilustrasi)
JAKARTA - Ekspor kendaraan dalam negeri keluar negeri meningkat pada 2025. Sepanjang tahun lalu, sebanyak 518.212 unit kendaraan diekspor ke luar negeri.
1. Ekspor Naik
Jumlah itu meningkat 9,75% dibandingkan tahun sebelumnya nan tercatat sebesar 472.194 unit. Hal ini berasas info dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo).
Dari total ekspor tersebut, sektor kendaraan komersial menyumbangkan nyaris 4% alias sebesar 20.326 unit. Berbagai kategori kendaraan niaga unggulan Indonesia sekarang telah menjadi jagoan operasional di pasar internasional.
Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menekankan pentingnya menjaga momentum pertumbuhan melalui penguatan pedoman manufaktur.
"Pencapaian ekspor nan mencetak rekor di tahun 2025 menjadi bukti nyata bahwa kualitas produksi otomotif Indonesia telah diakui secara global. Peningkatan volume produksi sangat krusial untuk memastikan industri kendaraan Indonesia mempunyai pedoman pasokan nan kuat untuk memenuhi permintaan dunia nan terus tumbuh, sekaligus memperkokoh posisi kita dalam rantai pasok otomotif dunia," ujar Putu.
Saat ini, nomor produksi mobil di Indonesia tercatat berada di kisaran 1,2 juta unit pada 2025 dan diprediksi bakal terus berkembang.
Gaikindo optimis penyerapan produksi bakal dapat memaksimalkan kapabilitas produksi industri otomotif Indonesia nan mencapai nomor 2,59 juta unit per tahun.
2. Rencana Impor 105 Ribu Pikap
PT Agrinas Pangan Nusantara berencana mengimpor 105 ribu unit mobil pick-up dari India. Rencananya, kendaraan impor itu bakal digunakan untuk operasional Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengungkapkan argumen pihaknya mengimpor 105.000 unit pick-up 4x4 dan kendaraan niaga dari India senilai Rp24,66 triliun tersebut.
“Kami memesan dengan nilai nan sangat kompetitif, nyaris 50 persen lebih murah dari kompetitornya. Dari sisi daya tahan, tenaga, dan konsumsi bahan bakar, kendaraan ini sangat andal dan berkualitas,” kata Joao dalam keterangannya, dikutip pada Senin (23/2/2026).
Sebanyak 105 ribu kendaraan itu diimpor dari Mahindra & Mahindra dan Tata Motors. Rinciannya, Mahindra & Mahindra bakal memasok 35.000 pikap Scorpio dan Tata Motors mengirim 70.000 unit kendaraan, terdiri atas 35.000 unit pikap Yodha dan 35.000 unit Ultra T.7 Light Truck.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·