Rekrutmen CPNS Bea Cukai 2026 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Rekrutmen CPNS Bea Cukai 2026 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Bea Cukai menegaskan info rekrutmen CPNS 2026 di TikTok adalah hoaks.(Dok. Bea Cukai)

DIREKTORAT Jenderal Bea dan Cukai (Bea Cukai) menegaskan bahwa info mengenai pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bea Cukai Tahun 2026 nan beredar luas di media sosial adalah info tiruan alias hoaks. Masyarakat diminta waspada terhadap modus penipuan nan mengatasnamakan lembaga pemerintah.

Klarifikasi ini merespons beredarnya unggahan video di platform TikTok nan menyatakan pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026 telah dibuka untuk lulusan SMA/SMK, D3, hingga S1. Unggahan tersebut juga menyertakan tautan (link) pendaftaran nan diduga sebagai sarana penipuan alias pencurian info pribadi.

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto, menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum merilis info resmi mengenai penerimaan pegawai untuk tahun anggaran 2026.

"Informasi mengenai pembukaan rekrutmen pegawai Bea Cukai Tahun 2026 nan beredar di sejumlah platform media sosial adalah tidak benar. Hingga saat ini, Bea Cukai belum merilis info resmi mengenai penerimaan pegawai," tegas Nirwala dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (2/6).

Kanal Resmi Rekrutmen

Nirwala menjelaskan bahwa seluruh proses rekrutmen di lingkungan Kementerian Keuangan, termasuk Bea Cukai, dilakukan secara transparan melalui kanal resmi pemerintah. Masyarakat diminta hanya merujuk pada sumber info berikut:

  • Website rekrutmen Kementerian Keuangan: rekrutmen.kemenkeu.go.id
  • Portal SSCASN Badan Kepegawaian Negara: sscasn.bkn.go.id
  • Media sosial resmi terverifikasi milik Kementerian Keuangan dan Bea Cukai.

Ia juga memperingatkan akibat penyalahgunaan info pribadi jika masyarakat mengakses tautan tidak resmi. Pencatutan nama lembaga dalam info hoaks ini dinilai merugikan publik dan merusak kepercayaan terhadap lembaga pemerintah.

Peringatan Keamanan: Bea Cukai mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan info pribadi kepada pihak nan tidak jelas identitasnya dan selalu melakukan verifikasi melalui kanal komunikasi resmi jika menemukan info nan meragukan.

“Kami membujuk masyarakat untuk berkedudukan aktif memutus penyebaran hoaks dengan tidak menyebarluaskan info nan belum terverifikasi. Literasi digital sangat krusial agar terhindar dari modus penipuan,” pungkas Nirwala. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia