Rekomendasi Camilan Sehat Saat Bergadang Menurut Ahli Gizi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Rekomendasi Camilan Sehat Saat Bergadang Menurut Ahli Gizi Ilustrasi(magnific)

AKTIVITAS yang mengharuskan seseorang terbangun awal hari alias bergadang sering kali memicu rasa lapar di waktu nan tidak biasa. Namun, sembarang mengonsumsi makanan saat larut malam justru dapat berakibat jelek bagi kesehatan dan kualitas istirahat.

Dokter ahli gizi klinik dari Rumah Sakit MMC, dr. Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K, FINEM, menjelaskan bahwa tubuh sebenarnya tidak selalu memerlukan asupan makanan saat terjaga di awal hari. Menurutnya, makan bukanlah sebuah keharusan jika seseorang tidak betul-betul merasa lapar.

“Bila terbangun awal hari dan beraktivitas selama beberapa jam, camilan sehat dapat membantu menjaga daya dan konsentrasi,” ujar Raissa dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Selasa (23/6).

Pilih Kombinasi Karbohidrat dan Protein

Jika rasa lapar muncul saat bergadang, Raissa menyarankan untuk menghindari makanan berat, gorengan, serta makanan tinggi gula dan kalori. Jenis makanan tersebut berisiko menyebabkan gangguan pencernaan dan justru memicu rasa kantuk nan berlebihan.

Sebagai gantinya, pilihlah camilan nan mengandung kombinasi karbohidrat dan protein. Nutrisi ini berfaedah untuk memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus menjaga stabilitas daya tubuh. Beberapa pilihan nan direkomendasikan antara lain yogurt rendah gula, susu rendah lemak, buah-buahan, hingga kacang panggang.

Susu juga menjadi opsi minuman nan baik lantaran kandungan protein, kalsium, vitamin, dan mineralnya. Meski bukan "penangkal" pengaruh negatif bergadang, susu jauh lebih sehat dibandingkan minuman manis tinggi gula.

Panduan Memilih Camilan dan Asupan Saat Bergadang

Kategori Rekomendasi (Disarankan) Hindari / Batasi
Camilan Yogurt rendah gula, kacang panggang, buah segar. Gorengan, makanan tinggi kalori, makanan berat.
Minuman Susu rendah lemak, air putih. Minuman manis tinggi gula, soda.
Stimulan Kafein maksimal 400 mg/hari (3-4 cangkir kopi). Konsumsi kafein berlebih menjelang waktu tidur.

Waspadai Konsumsi Kafein

Selain mengatur pola makan, Raissa juga mengingatkan pentingnya membatasi asupan kafein. Mengonsumsi kafein secara berlebihan alias terlalu dekat dengan waktu tidur dapat mengganggu kualitas rehat dan menyebabkan jantung berdebar.

Bagi orang dewasa sehat, pemisah kondusif konsumsi kafein umumnya adalah 400 mg per hari, alias setara dengan 3 hingga 4 cangkir kopi seduh. Namun, dia menekankan bahwa sensitivitas setiap perseorangan terhadap kafein berbeda-beda.

“Yang terpenting tetap menjaga total asupan gizi dan memenuhi kebutuhan tidur nan cukup,” pungkas master lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut. (Ant/Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia