Rekam Jejak Kuntadi, Calon Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Nama Kepala Badan Pemulihan Aset Kejagung, Kuntadi diusulkan menjadi calon Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) pengganti Febrie Adriansyah. Nama Kuntadi telah diajukan Jaksa Agung ST Burhanuddin sebagai calon Jampidsus kepada Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (14/7/2026).

Kabar nama Kuntadi dicalonkan sebagai Jampidsus dibenarkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. "Kalau berasas suratnya, ya," kata Prasetyo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Selain Kuntadi, Prasetyo menyebut ada beberapa nama telah diusulkan oleh Jaksa Agung. Terkait waktu publikasi Keputusan Presiden (Keppres) pengangkatan Jampidsus baru, menurut Prasetyo, pemerintah bakal mempercepat proses pembahasan di tingkat Tim Penilai Akhir (TPA).

Profil Kuntadi

Nama Kuntadi bukan orang baru di Korps Adhyaksa. Pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah 4 Januari 1970 ini dikenal sebagai jaksa karier.

Penjalanan pekerjaan Kuntadi dimulai sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan Republik Indonesia pada tahun 1996. Kuntadi pertama kali bekerja sebagai staf tata upaya di Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kejaksaan Agung.

Karier Kuntadi di Korps Adhyaksa terus menanjak dengan beragam penugasan menjadi Jaksa di Cabang Kejaksaan Negeri Metro di Sukadana. Kemudian Koordinator pada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Selanjutnya Kepala Kejaksaan Negeri Linggau. Lalu Kepala Sub Direktorat V.B: Direktorat V pada Jaksa Agung Muda Intelijen.

Kemudian Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dan Asisten Umum Jaksa Agung.

Puncak kariernya ditunjuk menjadi Direktur Penyidikan pada Jampidsus sebelum akhirnya dipercaya memimpin Kejaksaan Tinggi Lampung. Saat ini, Kuntadi menjabat Kepala Badan Pemulihan Aset Kejagung.

Kasus Kakap Ditangani Kuntadi

Selama menjadi Jaksa, sejumlah kasus mencolok ditangani Kuntadi. Beberapa perkara itu di antaranya Dugaan Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah di PT Timah. Kemudian Dugaan Korupsi Pengadaan Infrastruktur BTS 4G BAKTI Kementerian Kominfo (2020-2022).

Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑