Aksi para pembalap MotoGP(AFP/Luis ROBAYO)
KOMISI Grand Prix (GPC) resmi memberlakukan perubahan izin signifikan di arena MotoGP nan mulai diterapkan pada GP Belanda di Sirkuit Assen, akhir pekan ini. Salah satu poin krusial dalam keputusan tersebut adalah larangan penggunaan perangkat holeshot alias front ride-height device.
Melansir laman resmi MotoGP, Rabu (24/6), perangkat ini sebelumnya menjadi jagoan para pembalap untuk menurunkan posisi motor saat start guna mengoptimalkan percepatan awal.
Meski awalnya direncanakan untuk dihapus pada perombakan izin besar musim depan, GPC memutuskan untuk mempercepat larangan tersebut agar bertindak efektif mulai seri Assen 2026.
Peningkatan Standar Keselamatan di Starting Grid
Selain aspek teknis pada motor, GPC juga memberikan perhatian serius pada aspek keselamatan saat balapan dimulai. Mulai GP Jerman di Sachsenring, 12 Juli mendatang, tata letak starting grid bakal diubah untuk seluruh kelas balap (MotoGP, Moto2, dan Moto3).
Kebijakan baru ini mengatur ekspansi jarak antarpembalap dan antarbaris guna meminimalisir akibat kecelakaan fatal di tikungan pertama. Berikut adalah rincian perubahan dimensi pada starting grid:
| Jarak Antarpembalap (Samping) | 3 Meter | 4 Meter |
| Jarak Antarbaris (Depan-Belakang) | 9 Meter | 12 Meter |
| Format Baris | 3 Pembalap / Baris | 3 Pembalap / Baris (Tetap) |
Pembatasan Jumlah Motor Pabrikan
Menatap masa depan kejuaraan nan lebih seimbang, GPC juga menetapkan patokan mengenai kuota motor untuk setiap pabrikan nan bakal diresmikan pada musim 2028. Langkah ini diambil untuk memastikan persaingan nan lebih sehat dan mencegah kekuasaan satu pabrikan dalam memasok motor di grid.
Dalam patokan tersebut, setiap pabrikan hanya diperbolehkan menurunkan maksimal enam motor (satu tim pabrikan dan dua tim satelit). Aturan ini bakal mengikat secara resmi dengan syarat minimal terdapat lima pabrikan nan berkompetisi di kejuaraan dunia. (Ant/Z-1)
Pembatasan enam motor sebenarnya sudah mulai terlihat polanya pada musim 2026 ini, namun GPC memandang perlu untuk memformalkan patokan tersebut dalam izin teknis jangka panjang mulai 2028 guna menjaga stabilitas ekosistem MotoGP.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·