Rayo Vallecano membekuk RCD Espanyol 2-1 di Estadio Butarque. Alvaro Garcia dan Adria Pedrosa jadi penentu kemenangan Los Franjirojos.(Rayo Vallecano)
RAYOVallecano sukses memperpanjang rekor tak terkalahkan dalam laga kandang di LaLiga menjadi 12 pertandingan usai menaklukkan RCD Espanyol dengan skor 2-1. Hasil ini sekaligus menjadi kemenangan beruntun kedua bagi Rayo saat berhadapan dengan klub asal Katalunya tersebut.
Bermain di Estadio Butarque—markas sementara mereka sebelum kembali ke Vallecas usai jarak internasional—Rayo tampil sangat percaya diri sejak menit awal. Laga baru melangkah kurang dari tiga menit, tim tuan rumah sudah sukses memecah kebuntuan.
Para pemain Espanyol melakukan kesalahan saat menguasai bola di area pertahanan sendiri. Kesempatan tersebut langsung dimanfaatkan oleh Rayo. Umpan tarik Sergio Camello nan sempat mengenai Omar El Hilali jatuh ke kaki Alvaro Garcia. Tanpa kesulitan, Garcia melesakkan bola dari jarak dekat untuk membawa Rayo unggul 1-0.
Sepanjang babak pertama, tim tamu nan dijuluki Los Periquitos kesulitan memberikan perlawanan berarti. Satu-satunya kesempatan terbaik Espanyol di paruh pertama lahir dari sepakan Rafel Bauza dari luar kotak penalti nan tetap menyamping dari sasaran.
Sempat mendapat tekanan singkat dari Espanyol, Rayo bangkit dan kembali membongkar pertahanan tim tamu untuk menggandakan keunggulan. Visi bermain nan jeli dari Garcia di dalam kotak penalti sukses membebaskan Adria Pedrosa nan bergerak naik. Lewat perspektif sempit, Pedrosa melepaskan tembakan presisi ke tiang jauh dan membobol gawang mantan klubnya.
Skuad didikan Manolo Gonzalez terbilang beruntung hanya tertinggal dua gol saat turun minum. Pasalnya, Camello nan sedang dalam performa terbaiknya nyaris menambah kelebihan Rayo. Setelah tembakannya menyamping tipis memanfaatkan umpan Andrei Ratiu, sepakan voli Camello justru membentur tiang gawang pada masa injury time.
Memasuki babak kedua, Espanyol melakukan tiga pergantian pemain sekaligus untuk menyuntikkan daya baru. Langkah ini membuahkan hasil 10 menit setelah jeda. Kerja sama dua pemain starter sukses memperkecil kedudukan. Umpan Javi Hernandez melepaskan Roberto Fernandez di sisi kiri. Fernandez kemudian melakukan aktivitas memotong melewati Mujaid Sadick sebelum melengkungkan bola ke tiang jauh. Gol tersebut menjadi torehan keenamnya musim ini.
Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. Espanyol tampil makin percaya diri dan terus menekan pertahanan tuan rumah. Clemens Riedel sempat melepaskan tembakan jarak jauh nan memaksa kiper Emil Audero melakukan pengamanan gemilang.
Espanyol terus menggempur barisan pertahanan Rayo dengan Edu Exposito nan masuk di babak kedua menjadi pengatur serangan. Kendati bisa membongkar lini belakang tuan rumah, penyelesaian akhir nan jelek menggagalkan upaya mereka untuk menyamakan kedudukan.
Malam jelek bagi Espanyol kian komplit menjelang laga usai setelah Omar El Hilali diganjar kartu merah akibat pelanggaran handball nan menggagalkan kesempatan emas terciptanya gol.
Kekalahan ini membikin Espanyol tercatat hanya bisa meraih satu kemenangan dalam 13 laga tandang terakhir mereka di liga. Hasil ini membikin perolehan poin Espanyol sekarang disamai oleh Rayo Vallecano, nan sukses mengemas dua kemenangan dari tiga laga terakhir untuk bangkit dari awal musim nan lambat. (Flash Score/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·