Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan pihaknya bergerak sigap merespons polemik penertiban oleh Dishub terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) nan viral di media sosial.
Rano mengatakan pihak Dishub telah mendatangi langsung kediaman pengemudi ojol tersebut.
“Suku Dinas Perhubungan sudah mendatangi kediamannya. Artinya, kami bergerak cepat. Kami semua juga memantau info perkembangan melalui Instagram,” ungkap Rano usai aktivitas Festival Bung Karno di Taman Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6).
Menurut Rano, beragam info nan berkembang di media sosial turut menjadi perhatian Pemprov dalam mengambil langkah tindak lanjut.
“Hal itu menjadi salah satu referensi kami. Kami sangat merespons dengan sigap andaikan ada perihal nan bisa segera kami lakukan,” tuturnya.
Meski demikian, Rano mengakui penyelesaian dan pembenahan terhadap suatu persoalan tidak bisa dilakukan secara instan. Menurutnya, terdapat proses nan kudu dilalui agar perbaikan dapat melangkah secara menyeluruh.
“Namun, meskipun respons kami cepat, proses perbaikan tentu memerlukan waktu. Itu adalah realitas nan tidak bisa dipungkiri,” tutur dia.
Rano juga menyampaikan Dishub bakal menggelar apel pada Minggu (21/6) sebagai corak tindak lanjut.
“Oke, besok Dishub apel ya. Besok Dishub apel,” pungkasnya.
Motor Dikembalikan
Sebelumnya, video seorang pengemudi ojek online (ojol) memanjat truk Dinas Perhubungan DKI Jakarta saat sepeda motornya diangkut di area Jatinegara, Jakarta Timur, viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi saat operasi penertiban parkir liar di Jalan Jatinegara Timur, tepatnya di depan J-Town, pada Rabu (17/6).
Dalam video nan beredar, ojol tersebut tampak memohon agar motornya tak diangkut petugas. Di tangan ojol tersebut, tampak dia sedang menenteng pesanan pelanggan.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Harlem Simanjuntak mengatakan operasi itu dilakukan oleh tim campuran nan terdiri dari Sudinhub Jakarta Timur, Satpol PP, Sudin Sosial, dan Kepolisian.
“Penertiban dilakukan oleh tim campuran Sudinhub Jakarta Timur, Satpol PP, Sudin Sosial, dan Kepolisian sesuai ketentuan nan berlaku,” kata Harlem dalam keterangannya nan diterima kumparan, Jumat (19/6).
Harlem menambahkan, setelah tiba di instansi Sudinhub Jakarta Timur, pemilik kendaraan langsung dilayani sesuai prosedur. Ia diminta membikin surat pernyataan untuk tidak mengulangi pelanggaran parkir sebelum kembali membawa motornya.
Mereka juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan dan kesalahpahaman nan muncul mengenai penertiban parkir liar terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol), Sulis Agung Wibowo, di area Jatinegara, Jakarta Timur.
Permohonan maaf itu disampaikan langsung oleh Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Harlem Simanjuntak nan mendatangi kediaman Sulis pada Sabtu (20/6).
“Kami memohon maaf atas kegaduhan nan timbul di masyarakat. Pertemuan ini kami lakukan untuk menjelaskan kronologi nan sebenarnya sekaligus menyampaikan langsung kepada Pak Sulis bahwa kejadian ini menjadi bahan pertimbangan bagi kami agar penyelenggaraan penertiban ke depan dapat melangkah lebih baik lagi,” ujar Harlem dalam keterangannya, Sabtu (20/6).
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·