Ramai Mobil Kamuflase Diduga Stargazer Terbaru, Begini Respons Hyundai

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Spyshot mobile tes nan diduga Hyundai Stargazer. Foto: Dok. Threads/@nbljvt

Foto mobil berkamuflase nan diduga sebagai Hyundai Stargazer terbaru ramai beredar di media sosial. Mobil tersebut disebut-sebut sebagai model anyar nan sedang menjalani pengetesan di jalanan.

Head of Public Relations & Brand Interactive PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Rouli Sijabat, mengatakan bahwa pihaknya saat ini belum bisa mengonfirmasi bahwa foto-foto nan beredar di media sosial adalah mobil dari Hyundai.

"Kemarin memang banyak teman-teman nan bertanya (foto mobil berkamuflase). nan pasti Hyundai tetap konsentrasi pada Stargazer Cartens nan dipasarkan saat ini. Apalagi kemarin animonya cukup positif sehabis Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026," buka Rouli kepada awak media di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (20/9).

Spyshot mobile tes nan diduga Hyundai Stargazer. Foto: Dok. Threads/@nbljvt

Ia bilang, pada GIIAS 2026 perusahaan melakukan penyesuaian nilai sebesar Rp 50 juta untuk Stargazer Cartens. Langkah tersebut rupanya mendapat sambutan nan baik dari para konsumen. Rouli menyebut, Stargazer Cartens berkontribusi sekitar 60 sampai 70 persen dari penjualan Hyundai di GIIAS 2026.

"Apa nan beredar saya tidak bisa mengonfirmasi lantaran sudah ditutupi oleh beragam kamuflase. Kalau pun kami punya rencana biasanya bakal memberitahukan teman-teman media terlebih dulu alias kanal-kanal resmi kami," jelasnya.

Rouli menuturkan, pengembangan produk merupakan perihal nan biasa dilakukan setiap pabrikan. Pengembangan tersebut bisa mencakup mobil secara keseluruhan, mesin, fitur, hingga teknologi baru nan perlu melalui tahap pengujian.

Hyundai Stargazer Cartenz X. Foto: Dok. Hyundai

Salah satu langkah nan dilakukan pabrikan adalah menggunakan kamuflase saat menguji mobil di jalan. Menurut Rouli, metode tersebut lumrah dilakukan untuk menjaga kerahasiaan produk nan sedang dikembangkan sebelum diperkenalkan kepada publik.

instagram embed

"Itu perihal nan sah saja dilakukan oleh pabrikan. Setiap produsen tentunya menginginkan saat produk itu diluncurkan bisa diterima dengan pasar secara baik. Mengingat pasar indonesia saat ini mulai tumbuh ya, mudah-mudahan market mulai rebound dan terjaga sampai akhir tahun ini," terangnya.

Melihat kondisi pasar tersebut, Rouli mengatakan Hyundai tetap konsentrasi kepada produk dengan beragam pilihan powertrain. Lini tersebut mencakup mobil bermesin pembakaran internal (ICE), hybrid, hingga mobil listrik (EV) untuk memenuhi beragam kebutuhan konsumen di Indonesia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan