Radea Respati: Relokasi PKL dan UMKM di Kota Bandung Harus Jamin Keberlangsungan Usaha

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Radea juga mengkritisi praktik nan kerap terjadi ketika proses penggusuran alias relokasi hanya diakhiri dengan pemberian sejumlah duit kompensasi kepada pedagang, kemudian aktivitas tersebut dipublikasikan secara masif di media sosial seolah-olah seluruh persoalan telah selesai. Pendekatan seperti ini tidak menyentuh akar masalah nan sesungguhnya. Kebutuhan para PKL dan UMKM bukan hanya support sesaat, melainkan agunan keberlangsungan usaha, akses terhadap pelanggan, kepastian letak berdagang, serta pendampingan pasca-relokasi.

"Pemberian kompensasi finansial tanpa perencanaan keberlanjutan hanya bakal menjadi solusi jangka pendek nan tidak menyelesaikan persoalan ekonomi masyarakat," lanjut Radea. Penataan kota nan baik kudu bisa menghadirkan keseimbangan antara kepentingan ketertiban ruang publik dan perlindungan terhadap mata pencaharian warga. Pemerintah tidak cukup hanya memindahkan pedagang, tetapi juga harusmemastikan mereka dapat tetap hidup, berkembang, dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

Ke depan, diperlukan standar operasional nan jelas dalam setiap proses relokasi PKL dan UMKM, meliputi sosialisasi nan memadai, penyediaan letak pengganti nan layak, pemasangan info letak baru, promosi kepada masyarakat, serta pertimbangan akibat ekonomi pasca-relokasi.

Dengan demikian, penataan kota dapatberjalan tanpa mengorbankan kesejahteraan masyarakat mini nan selama inimenjadi bagian krusial dari degub ekonomi perkotaan.

“Keberhasilan relokasi bukan diukur dari kosongnya letak lama, tetapi dari tetaphidup dan berkembangnya upaya masyarakat di letak nan baru," tutup Radea

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑