Tangguh Yudha
, Jurnalis-Senin, 23 Februari 2026 |20:14 WIB

Bank Indonesia (BI) berbareng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI). (Foto: Okezone.com)
JAKARTA – Bank Indonesia (BI) berbareng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) sebagai wadah pengembangan talenta dan penemuan digital nasional. Inisiatif ini ditujukan untuk menjembatani kebutuhan industri dengan kebijakan publik, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi dan finansial digital di Tanah Air.
Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono mengatakan PIDI dirancang untuk menjawab sedikitnya dua kebutuhan utama. Pertama, mendukung kebutuhan industri melalui program training nan bakal ditindaklanjuti dengan pengembangan proyek percontohan (pilot project).
“Selanjutnya dilakukan business matching dengan pelaku industri. Tujuannya untuk membangun ekosistem ekonomi dan finansial digital nan kuat serta bisa bersaing secara global,” ujar Dicky, Senin (23/2/2026).
Kedua, PIDI juga diarahkan untuk mendukung pembuatan lapangan kerja (job creation) dan membangun talent pipeline nasional. Melalui training dan sertifikasi berjenjang, PIDI bakal membentuk talent pool nan siap menjawab kebutuhan industri.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·